Perkara Makan di Tambang

Kita makan untuk  hidup. Perkara Makan sangat penting buat saya.

Dan saya sempat mencemaskan perkara makan ketika berangkat mengikuti #newmontbootcamp Batch 5 ke Batu Hijau Sumbawa Barat. bukan apa-apa, masalahnya saya agak manja soal makanan. makanan mesti ada terus, soalnya saya gampang lapar dan hobi cemal cemil bergembira. Terbayang  di wilayah tambang jauh dari mana-mana. makanannya seperti apa, saya benar-benar tidak terbayang. Kebayangnya saya bakal kekurangan makan. Akhirnya berangkatlah saya dengan dua ransel berisi pakaian, kebutuhan  sehari-hari dan aneka macam snack yang nyempil dimana-mana.

Tak disangka tak diduga, ternyata kecemasan saya tidak beralasan Pemirsa ! sesaat kami datang ke Townsite Batu Hijau tempat para pekerja tambang PT Newmont Nusa Tenggara tinggal , kami para Bootcampers, sudah disuguhi makan malam spektakuler disemacam Gazebo besar di pinggir lapangan rumput Hijau . jadi karena kami datang kemalaman, kami tidak jadi makan malam bersama para pekerja tambang di Mess Hall. Makan malam berupa ayam , ikan, aneka sayuran dan juga aneka hidangan penutup lezat bercita rasa tampil menggembirakan perut saya yang sudah berteriak karena lapar. tapi ada satu rasa yang hilang dari semua hidangan ini. apa ya ? apa ya ? apa ya ? apa ya ? ( terus saja pertanyaan itu terngiang di benak saya)

Keesokan hari jam 6.30 WITA kami sudah diharuskan hadir di Mess Hall, Tambora Room tempat makan para pekerja Tambang. Wah, akhirnya yang saya tunggu tiba juga. kami harus berjalan kira-kira 600-700 meter dari Kompleks T3 tempat kami menginap melalui Mesjid, dan semacam hutan kecil melalui jalan setapak yang rapi dan dilengkapi dengan lampu penerangan. Akhirnya tiba juga di Mess Hall Tambora Room, yang terdiri dari jajaran bangunan yang cukup luas ber AC. Memasuki ruangan, kami disarankan mencuci tangan terlebih dahulu di westafel yang disediakan. Lalu ada semacam meja resepsionis  dengan pintu ala MRT. Diiringi senyuman manis Mbak Resepsionis ( Permisi ya Sis) , saya menggesekkan ID Card saya. lalu sensor berbunyi dan saya boleh masuk ke ruangan makan. Sebagai Informasi, ID Card adalah nyawa kita di Batu Hiaju, apabila hilang, tidak bisa masuk kawasan dan tidak boleh makan !!!! (saya lalu memeluk erat ID Card dan berjanji akan menjaganya dengan sepenuh hati)

Sistem makan disini adalah Buffet ! All You Can Eat ! Woohooo ! Hati saya memekik gembira. bayangkan sebuah ruangan luas berisikan meja bundar yang disusun rapi dengan kursi-kursi, lalu di ujungnya ada aneka hidangan Buffet menggugah selera siap disantap. Semua disajikan oleh para petugas berseragam putih ala Chef memakai penutup rambut untuk menjaga kebersihan.

Ada aneka pilihan sarapan, mulai dari sarapan Indonesia semacam nasi dan lauk pauk, sarapan ala londho dengan sosis, daging asap , oatmeal dan gerombolannya, sebuah meja dengan aneka roti, mentega dan selai,sebuah buffet  aneka buah-buahan potong, sebuah Egg Station dengan aneka pilihan masakan telur, dan sebuah Instant Noodle Station ! berasa punya warung Mie Instan sendiri. Ada juga deretan dispenser aneka minuman seperti susu segar, Orange Juice , Mango Juice yang divariasikan setiap harinya. Jadi bingung mau makan yang mana, semuanya ada !!!

TAPI INI BUKAN BUFFET BIASA !! Tapi BUFFET LUAR BIASA !

Dimana-mana ada roll up banner, signage, dan aneka tanda soal hidup sehat, apa dan bagaimana makanan sehat. disetiap hidangan ada tanda makanan itu sebaiknya banyak dikonsumsi seperti buah-buahan dan sayur dengan tanda hijau, sebaiknya dikonsumsi secukupnya dengan tanda warna kuning atau bahkan ada tanda sebaiknya dimakan sedikit saja dengan tanda warna merah seperti brownies manis dan lazis kesukaan saya.

Bahkan piringnya didesain sedemikian rupa supaya bisa membagi tempat supaya komponen makanan yang dibutuhkan bisa dikonsumsi semua. protein, karbohidrat, serat dalam sayuran dll. Dan saya perhatikan piringnya sudah dihangatkan dengan suhu tertentu supaya tetap steril dan bersih, seperti standard hotel berbintang lima.

Bisa dibayangkan, para pekerja tambang yang kelelahan dan lapar setelah seharian beraktivitas di tambang, lalu makan disini , mereka membutuhkan nutrisi yang cukup supaya tetap dapat beraktivitas dengan normal. karena pekerjaan mereka berat dengan jam kerja yang cukup panjang sesuai dengan shift yang mereka dapatkan.

Menu disini sangat bervariasi, tapi tema besarnya tetap sama. ada masakan Indonesia, makanan Barat, aneka buah-buahan dan hidangan penutup. menunya berganti setiap hari. saya sempat bertanya dengan beberapa pekerja tambang apa tidak bosan dengan menu disini. Rata-rata bilangnya tidak, karena variasi menu. tapi ada semacam mitos kalau pegawai baru biasanya 3 bulan pertama akan menggendut karena makannya banyak karena lapar mata semua dimakan. setelah bulan ketiga akan kembali keberat semula, karena mulai paham akan pola hidup sehat.

Setiap makanan yang saya coba rasanya sedap, berbahan baku segar dan penampilannya menggugah selera ! dan sepertinya saya menderita sindrom pegawai baru dimana hampir semua makanan dicoba. penasaran kan. tapi tetap ada satu rasa yang hilang saat saya makan disini. apa ya apa ya apa ya ?

Ternyata selidik punya selidik, semua makanan disini tidak menggunakan Vetsin alias MSG ! lidah saya yang biasa bergelut  dengan MSG dalam keseharian merasa kehilangan rasa itu. RASA DOSA ! inilah jawaban dari pertanyan apa ya apa ya apa ya saya dari tadi.

Sebagai informasi, bahkan dalam Mie Instan yang disajikan disini mereka menggunakan kaldu sendiri yang saya lihat didasarnya mengandung banyak potongan sayuran !

Setiap Rabu malam diadakan Pizza Night di Besiate Lounge, namun sayang kita para Bootcampers sedang tugas luar bertemu dan bersosialisasi  dan dengan penduduk sekitar lingkar tambang. Tapi Jumat malam saat BBQ Night, kami berkesempatan ikut BBQ Night. it was an ultimate BBQ Party ! Mau sirloin steak, tuna, ayam, sosis semua disediakan oleh Chef. dengan olesan saus BBQ yang sedap dan juga aneka makanan pendampingnya seperti salad, roti dsb. semuanya bercita rasa lezat sekali ! Malam yang menyenangkan makan bersama teman-teman setelah seharian penuh beraktivitas.

Siapa sangka ternyata di tambang bisa makan enak dan nikmat? Tinggal beberapa hari di Batu Hijau Townsite , tempat para pekerja Tambang PT Newmont Nusa Tenggara berada membuat saya menyadari itu. Tapi ada satu hal penting yang saya kagumi yaitu, selain menyajikan makanan enak dan nikmat, ada satu hal penting yang mereka dahulukan yaitu SEHAT !

Satu hal yang saya bawa keluar dari wilayah tambang Batu Hijau ini adalah apabila mau hidup sehat semua kembali kepada pribadi masing-masing. Pilihan mau hidup sehat atau tidak kembali pada niat dan kemauan kita masing-masing. Berusaha hidup sehat bisa dilakukan dimana saja. apalagi dalam lingkungan dengan sistem yang mendukung seperti di PT Newmont Nusa Tenggara.

Ohiya , semua kecemasan soal perkara makanan di sini ternyata tidak terbukti. Bukti nyatanya adalah berat badan yang naik sempurna sebanyak 5 kg terpampang nyata di timbangan rumah.

 Sekali lagi, semua kembali pada pilihan masing-masing. dan pilihan saya mencoba semua makanan disana tidak saya sesali. Semua Enak dan SEHAT ! Titik

Advertisements

13 thoughts on “Perkara Makan di Tambang

  1. Ajip (panggilan kesayangan buat Arief) = foodie sejati! Biar pun diekspor ke wilayah yang gak umum, pasti tau aja makanan enak. Kayak gini nih, jauh2 smp Newmont yang dibahas teteuppp…makan. But that’s exactly the reason why we love him!

    1. Hmm bingung juga milih yg paling enak apa. Pas BBQ Night sama Mie Rebus mereka deh. Hahhahaah

      Kalo ID Card hilang lapor ke sponsor. Soalnya ga bisa kemana2 bgt soalnya ga punya ID Card

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s