Budaya Sunda dalam Goresan Batik Salem Brebes

Batik Salem

Dalam #Aiptrip ke Brebes, kami mengunjungi Kecamatan Salem untuk melihat langsung pembuatan Batik.Salem adalah nama yang cukup unik di Jawa Tengah. Yang lebih unik lagi, banyak orang di Kecamatan Salem berbahasa Sunda. Di Jawa Tengah. Unik juga ya. 

Dan kata Wikipedia, Mereka adalah penduduk asli daerah Salem. Bukan transmigrasi, bedol desa atau semacamnya. Mari kita baca dulu…

​Kecamatan Salem merupakan salah satu bagian dari wilayah Kabupaten Brebes, Provinsi  Jawa Tengah, terletak di bagian Selatan paling barat dari wilayah Kabupaten Brebes 

Batas-batas wilayah Kecamatan Salem meliputi Kecamatan Banjarharjo di sebelah Utara, Kecamatan Bantarkawung di sebelah Timur, Kabupaten Cilacap  di sebelah  Selatan, serta Kabupaten Kuningan ( Provinsi Jawa Barat ) di sebelah Barat.

Semua penduduk Kecamatan Salem berbahasa dan berkebudayaan Sunda sejak berabad-abad yang lampau, sehingga mereka adalah penduduk asli di daerah ini. Pada masa lampau, daerah Salem termasuk dalam wilayah Kerajaan Galuh dan Kerajaan Pajajaran. Ada sementara cerita lisan yang mengatakan bahwa penduduk Salem ada keterkaitan dengan Kejadian Perang Bubat zaman Majapahit. 

Setelah Perang Bubat, ternyata tidak seluruh punggawa/pengawal/rakyat Pajajaran mati terbunuh, dan kembali ke Jawa Barat. Ada sisa-sisa punggawa tersebut menetap diwilayah kecamatan Salem. Peninggalan penduduk pertama tersebut, sebagian dapat dilihat di situs Gunung Sagara (Lautan). Pada abad ke-19 ditemukan naskah lontar tua di situs Gunung Sagara yang menggunakan Bahasa Sunda kuna.Naskah ini dibawa bupati Brebes RAA. Tjandranegara dan diserahkan kepada seorang ahli bahasa KF. Holle untuk kemudian disimpan di Batavia. Paling tidak ada dua naskah Sunda yang terkenal, yaitu Sewaka Darma dari Kabuyutan Ciburuy, Garut dan Carita Ratu Pakuan, yang menyebutkan sendiri bahwa (isi) naskahnya berasal dari (dan hasil bertapa dari) Gunung Kumbang (1218). 

Gunung Kumbang masa lampau mungkin adalah sebuah tempat lemah dewasasana, kabuyutan, dan tempat bagi para intelektual masa kerajaan Sunda. Mungkin di sini termasuk pula Gunung Sagara, di mana Gunung Sagara terletak di lereng selatan Gunung Kumbang tersebut.Daerah Sunda di daerah Salem dan sekitarnya mempunyai perbedaan kebiasaan dengan daerah Sunda lainnya (Priangan, Banten, Karawang, dsb). Perbedaan tersebut terutama dapat dilihat dalam hal adat budaya, bahasa, detail bentuk-bentuk kesenian

Daerah Salem bentuknya seperti mangkok , dikelilingi oleh pegunungan. Pastinya memiliki banyak pemandangan indah. Sepanjang jalan kita disuguhi hijaunya sawah , pepohonan lebat yang mengademkan mata.

Memasuki kecamatan Salem, dimulai dari daerah Bandungsari, saya tidak merasa sedang berada di Jawa Tengah. Tapi merasa ada di Jawa Barat. Bahasa penduduk, aneka Spanduk sampai lagu-lagu di acara kawinan bernuansa Sunda. Lalu berasa di Cianjur. Hahahaha.
Yang menarik, penduduk Desa Bentar Sari Salem memiliki keahlian membatik yang berbeda dengan tempat lainnya. Disini ada beberapa pembatik yang memproduksi Batik khas Salem.

Kami sempat mengunjungi seorang pembatik bernama Ibu Tarkinah. Berjumpa Ibu Tarkinah, pembatik Bentar Sari , ini sangat menyenangkan. Beliau sangatlah ramah Dan bersemangat. Saat menerima kami, tangannya masih berlumur malam yang dipakai saat membatik. 

Ibu Tarkiyah yang periang

Kami dipersilakan melihat proses pembuatan batik tulis di rumahnya yang sederhana. Ibu Tarkinah sudah 30 Tahun membatik dan menurunkan keahliannya kepada Dewi putrinya.

Dewi, Ibu Tarkinah, @miss_nidy

Dengan Bahasa Indonesia berlogat Sunda dengan semangat beliau menjelaskan cara membatik di Salem kepada kami.

Dimulai dari membuat pola di Kain Mori dengan pensil. Konsumen bisa memesan motif sesuai dengan keinginan. Karena Ibu Tarkinah cukup kreatif untuk membuat motif sendiri. Walaupun punya motif-motif khas Salem dan secara konsisten memproduksinya.

Kertas buat membuat pola motif
Setelah itu menggunakan canting, motif di trace menggunakan malam atau Lilin panas.
Dewi sedang membatik

Lalu diwarnai. Batik disini diwarnai dengan pewarna alam seperti Daun Jambu,  Daun mangga, kulit mahoni , kulit jengkol dll. Tapi untuk warna tertentu, seperti biru masih memakai pewarna buatan. Proses pewarnaan bisa berlangsung beberapa kali untuk mendapatkan warna yang diinginkan.

Mewarnai

Setelah itu malam dari Batik dihilangkan. Saya lupa nama prosesnya. Tapi ini yang membuat tangan Ibu Tarkinah merah-merah karena sedang mengerjakan Batik merah ini.

Batik Salem punya motif sendiri seperti gambar bebek yg merepresentasikan Brebes, S untuk Salem, dan Kopi untuk tanaman yang banyak ditanam di sekitar Salem.

Motif Salem dengan pewarnaan kulit mahony

Kain Batik produksi Ibu Tarkinah diminati banyak orang. Terutama dari Jakarta. Dengan kemajuan teknologi, Ibu bisa berkomunikasi dengan konsumen nya via telepon atau Aplikasi WhatsApp. Jadi tidak repot bolak-balik ke Salem. 

Kalau mau pesan langsung hubungi Bu Tarkinah , alamat beliau di

Desa bentar rt4/4 kec Salem kab Brebes jawa tengah

Jalan gancib sebelah utara pasar bentar

085225113287 ( langsung Bu Tarkinah)

WhatsApp: 083844336231 dgn mba dewi


Pekerjaan Ibu Tarkinah dibina oleh Badan Ekonomi Kreatif melalui program Inovatif Dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara ( IKKON) 2016 yang dilaksanakan di lima daerah yaitu Sawahlunto ( tenun) , Lampung ( Tapis) , Brebes ( Batik)  , Rembang ( Batik) dan Ngada , Flores ( Tenun). Tujuan program ini untuk pengembangan kapasitas SDM Kreatif untuk mempercepat peningkatan kualitas produk kreatif. 

Siapa sangka di Jawa Tengah ada kebudayaan Sunda yang kental nan punya Batik yang khas ? 

Keren banget kan. Baru tau saya juga. 

Indonesia adalah negara yang punya kekayaan Alam dan juga budaya. Indonesia penuh keunikan dan ciri khas. Kadang kita harus jalan-jalan dan melihat lebih dekat untuk melihatnya.

Jalan-jalan yuk , dan dukung selalu produk dalam Negeri sendiri. 

Advertisements

Oh Oh RM Hj.Ocoh, My Review

Hari gini banyak banget Rumah Makan Sunda yang menyajikan masakan sedap. Biasanya mereka menghidangkan ayam dan ikan goreng atau bakar, aneka pepes, aneka tumisan, aneka sambal dan yang pasti lalaban segar.

Saat #Aiptrip ke Tasikmalaya, sering mendengar soal RM Hj. Ocoh. Tapi gak sempat melulu karena letaknya yang jauh di Jalan Raya Singaparna.

Tapi ternyata oh ternyata, Hj Ocoh juga buka di Tengah Kota Tasikmalaya, tepatnya di Jalan Sutisna Senjaya.

Bangunan Rumah makannya cukup modern, dengan dominasi warna hijau. Tapi karena terlalu dominan hijau, papan namanya tenggelam dan kurang menonjol. Saya hampir kelewat pas mencarinya. 

RM Hj. Ocoh menyediakan ruangan ber AC, cukup luas. Ada juga ruangan non AC, juga musholla di lantai atas. 

Sewaktu kita datang, langsung disuguhi Teh dan juga menu.

Salah satu menu andalan disini adalah Ayam Goreng dan Burung Ranca. Tertarik sih makan Burung, Tapi entah mengapa saya pilih makan Ayam saja deh. Mungkin lain kali.

Kita pesen Ayam Goreng, Bala-Bala favorite kuh, tumis genjer, mendoan, sambal dadak, Karedok Leunca, dan sambal Belut ( ini yang bikin penasaran)

Tak lama dipesan, hidanganpun datang. 

Tampilannya cukup menarik. Disajikan diatas piring melamin. Sementara sambal dan Karedok disajikan diatas piring Tanah liat. 

Yang membuat Hj. Ocoh menonjol adalah koleksi lalaban segar yang super komplit. Dari Timun, terong hijau , Suravvung, Daun Salada, sampai ke dedaunan exotic macam Daun kacang, Daun tespong. Bahkan disediakan juga kunyit Muda , lalapan jaman baheula yang jarang kita temui sekarang. 

Mari kita cubeee pemirseeeee

Ayam Gorengnya disajikan dengan Laos yang kriuk. Dagingnya empuk, bumbunya halus meresap ke dalam daging. Rasanya pas sekali. Pantes jadi jagoan Hj. Ocoh. Laosnya membantu menaikan level kesedapan hidangan ini.

Sambal dadaknya juwara. Pedas dan segaar. Menambah selera makan. Tak terasa cepat sekali habis

Karedok Leunca nya juga terpuji. Segar, pedas dan ada hint rasa pahit dari Leunca. Pahit enak ya. Bukan pahit kehidupan. 

Siapa sangka sambal belutnya kayak gini. Kirain Belut disambelin. Hahhaa. Sebel. Tapi ternyata daging Belut nya dibejek dicampurkan dengan sambal. Bagus sih buat yang geli liat Belut. 

Rasanya pedas dengan nuansa kencur yang cukup kuat, belutnya juga terasa. Pas dimakan sama nasi panas.

Bala Bala atau bakwannya manjaah. Mendoan ya juga. Lupa difoto. Seporsi dapat 5 potong. Enak.

Nah, nasi Bakulnya pulen bener. Nikmat banget dimakan dengan aneka lauk Paul yang dipesan. 

Duh lupa sama diet. Hi Diet ! Bhaaaaayyyyy !

Satu lagi yang harus disebut adalah oseng genjer nya. Enaak. Genjernya masih Muda, bumbunya minimalist tapi rasa maksimal, gurih dan lejat. 

Nasi dimakan sama Ayam goreng, tumis genjer plus Bala-Bala dicocolkan sambel dadakannya, atau sambel Belut dan atau Karedok Leunca. Nikmat Pisan.

Pedo kalau kata urang Sunda mah.

Gitu aja terus sampai habis. Hahahhahaa

Menunya. Semua serba mursidahria

Harganya termasuk murah Tapi rasanya mahaaaalll. 

Rumah Makan Sunda Hj. Ocoh Super recommended

Kalau ke Tasikmalaya jangan lupa mampir ke RM Hj.ocoh di Jalan Sutisna Senjaya no 95 atau ke cabang yang di Jalan Singaparna boleh juga tuh

Indonesia memang juara kulinernya. Yuk Kita jalan-jalan dan menikmati aneka hidangan khasnya

Telor Asin Brebes , Cemilan Enak Bikin Gemes

Terus terang selama ini saya tidak begitu paham proses pembuatan Telur Asin. Teman makan rawon ini selalu setia hadir bertumpuk di piring di meja warung rawon di samping mangkok sambal dan jeruk nipis.

Tapi sedap juga kalau dicampurkan kerupuk putih dan nasi panas. Wow Sedap !

Tapi saat #Aiptrip ke Brebes , kami sempat mampir ke Toko HTM Jaya yang selain menjual juga memproduksi Telur Asin. Toko ini ada di jalur Pantura yang ramai dilalui kendaraan besar.

Disana dijual aneka cemilan khas produksi Brebes dan daerah sekitar nya. Tapi bintang utamanya adalah TELUR ASIN !

Sekarang selain Telur Asin biasa ada juga Telur Asin Bakar dan Telur Asin Asap.

Ditemani Pak Komaruddin , pemilik generasi ke 2 penjual Telur asin HTM Jaya, kami diperagakan melihat Proses pembuatan Telur Asin di sebuah bangunan beberapa rumah dibelakang Toko.

Suasana makin dramatis dengan turunnya hujan yang deras. Sehingga kamipun masuk ke dalam Pabrik Telur Asin. ( Teteup kudu ada dramanya)

Suasana di dalam Pabrik yang seperti rumah itu agak gelap. Diterangi Lampu seadanya. Saya Lupa nanya apakah penerangan berpengaruh terhadap kualitas Telur. 

Ada dua orang pekerja yang sedang melapisi Telur Asin yang langsung dikerubuti para blogger untuk ditanya-tanya.

Langsung ditanya-tanya

Proses pembuatan Telur Asin dimulai dari pengiriman Telur Bebek segar yang dipanen setiap hari dari peternak setempat. 

Kami sempat main ke Peternakan Bebek Pak Abdillah. Disana , bebek dikandangkan dalam kandang-kandang yang cukup luas. Setiap ekor bebek bisa bertelur setiap hari mulai dari umur 6 bulan sampai dengan umur 2 tahun. Setelah itu para bebek pensiun.

Hai Bebek

Lalu bebek akan diselimuti oleh bahan campuran khusus berupa sekam, semen bata merah dan garam Kristal khusus produksi Dusun Pandansari.

Sekam

Sekam adalah sisa padi yang dibakar sehingga menyerupai Abu gosok.

Semen Batu Bata

Semen Bata merah terbuat dari bata merah yang dihancurkan sehingga halus menyerupai semen. 
Garam yang dipakai berbeda karena garamnya  hasil rebusan khusus yang terkristalisasi dari Dusun Pandansari , Kaliwingi, tempat Hutan Mangrove.

Garam Rebus

Sekam, semen bata merah dan garam laut dicampurkan menjadi sebuah adonan. 

Dengan cekatan dua pegawai menyelimuti telur-telur Bebek dengan adonan itu.

Gerakan tangannya cepat sekali. Tiap harinya seorang pegawai bisa mengasinkan 1500 Telur. Ga pegel ya ?

Udah biasa kayaknya. 

Saya ngeliatnya aja pegel. Hahaha

Setelah diselimuti dengan sekam, semen bata merah dan garam laut. Telur-telur itu dikumpulkan di dalam keranjang dan disimpan dalam ruangan khusus.

Lalu telur-telur itu akan didiamkan berselimut adonan khusus dalam ruangan itu selamat 15-20 hari. Kelebihan adonan disini, efek yang ditimbulkan adalah Sifat telur yang Masir. Asinnya pas dan teksturnya bagus. Ada beberapa perajin lain melapisi Telur Asin dengan lumpur sehingga kualitasnya kurang baik. 
Setelah 20 Hari, Telur Asin siap dibersihkan untuk diproses selanjutnya. 

Ada juga telur yang dibeli usia 10 hari untuk dipepes. Atau jadi bahan masakan berbumbu seperti Udang Telur Asin. 


Setelah adonan dibersihkan , Telur lalu direbus sampai matang. lalu Telur didinginkan, siap dijual kepada pemirsah

 Telur ini tahan 7-10 hari atau sebulan apabila di kulkas. Di HTM Jaya, sebutir Telur Asin dijual seharga Rp. 4000,-.  

Rasanya enak, Masir dan sedap dicampurkan dengan nasi panas. Saya paling suka bagian kuning telurnyaa !

Rawon mana Rawoon ?? 

Pasangan cocok buat telur Asin. 

Ternyata tidak mudah membuat Telur Asin. Kita mesti apresiasi proses pembuatannya.

Indonesia memang negara yang kaya akan kreatifitas dalam segala bidang.

Yuk Kita jelajahi Negeri ini. Masih banyak tempat menarik yang harus dilkunjungi.

Ada Apa Dengan Brebes ? My Trip to Brebes, Jawa Tengah

Beberapa minggu yang lalu diajakin beberapa teman untuk main ke Brebes.

Langsung kepikiran. “Ngapain? Mau beli Telur Asin ? Bawang ? Di pasar juga banyak kali ! ”

Tapi teman yang ngajakin berinisial VO dan IP ngasi tau kalau Brebes gak cuma Telur Asin dan Bawang Merah saja. Kalimat kuncinya adalah A Different Taste of Java

“Masak sih?” #tetepbanyakpertanyaan

Lalu Googling.

Lalu Packing.

Gak banyak ngomong.  Hahhaa. Setelah semalaman kurang tidur, bergegas saya ke Stasiun Gambir

Akhirnya berangkatlah Kami bersebelas ke Cirebon naik Kereta Api Argo Muria jurusan Semarang Tawang Pagi jam 7 dari Stasiun Gambir

Mau kemana kita ?

Perjalanan Jakarta – Cirebon ditempuh dalam jarak 2 jam 30 menitan. 

Di perjalanan kita disuguhi pemandangan sawah dan rumah penduduk. Adem deh.

Pemandangannya indah dan hijau

Tak terasa akhirnya sampailah kami di Cirebon. 

Cepet juga ya. Untung gak tidur. Kalau ketiduran, bablas sampailah Semarang. Bhayyy..
Langsung kita dijemput. Tapi sebelumnya foto dulu depan Stasiun Cirebon

Blogger goes to Brebes , Vika, Idfi, Ghana, Dian, Rizka, Tracy, Dzikri

Perjalanan dilanjutkan ke Brebes, kira-kira satu jam dari Cirebon.

Memasuki wilayah Brebes , Kita langsung makan siang istimewa dengan suguhan Sate Kambing Muda , sedap sekali ! Review nya bisa dibaca di Sate Kambing Muda Brebes

Lalu kita mengunjungi para petani Bawang Brebes. Bawang adalah kebanggaan orang Brebes. Kehadirannya sangat penting dalam kehidupan orang sana. Kami melihat cara menanam Bawang dan juga mendengarkan cerita orang disana soal Bawang. 

Bawang Brebes

Kita juga sempat melihat proses pembuatan Telur Asin yang ternyata tidak mudah. Ada beberapa proses yang harus dilakukan. Dan tidak sebentar ternyata untuk mendapatkan Telur Asin kualitas terbaik. 

Proses Pengasinan

Dan darimana datangnya teluur ??

Yak ! Dari Ayam kalau Telur Ayam. Kalau dari Bebek, ya Telur bebek.

Krik….Krik… Krik 

Mending baca tulisan soal Telur Asin Brebes langsung deh

Hai Bebek

Kita menyempatkan menemui para bebek petelur di kandangnya. Kasian mereka tidak boleh keluar. Dan Kita tidak boleh mengganggu karena bisa bikin stress sehingga bebek tidak mau bertelur. 

Ternyata Brebes, selain Bawang dan Telur Asin memiliki potensi wisata yang banyak sekali. 

Ada wisata Mangrove di Dusun Pandansari, Kaliwingi , Brebes. Ada cerita sedih yang berubah jadi kisah sukses. Dusun ini dulu hampir tenggelam karena abrasi air laut yang diakibatkan penebangan Hutan Mangrove dan juga pembuatan tambak yang berlebihan. 

Ini tadinya daratan lho. Karena abrasi jadi perairan

Seiring dengan berjalannya waktu Alam semakin Rusak. Air laut semakin dalam masuk ke darat. Penduduk pun hampir mengungsi. 
Tapi berkat ketekunan Pak Rusjan, mantan Kepala Desa menanam Mangrove, dan giat mengajak warga menanam Mangrove, kawasan ini bangkit kembali. Perlahan 200 hektar menjadi Hutan Mangrove lebat kembali. Selain menahan abrasi, juga bisa jadi rumah ikan. Sehingga keseimbangan Alam perlahan membaik. Malah menjadi daerah pariwisata. 

Mangrove di Pandansari

Kita juga sempat melihat proses pembuatan Batik khas Salem Brebes. Berbahan dasar Kain Mori, kebanyakan kainnya diwarnai dengan pewarna alami.

Brebes juga memiliki beberapa tempat wisata baru yang bakal menjadi tujuan wisata hits dan instagramable

Ada Panenjoan Salem , sebuah tempat dengan pemandangan yang keren banget. Dikelilingi Hutan Pinus, banyak tempat foto yang keren. Sayang agak mendung tapi tetep keren kok. 

Panenjoan Salem baru dibuka optimal bulan September 2016, dan mulai menarik perhatian wisatawan. Disana disediakan aneka platform buat foto-foto. 

Kalau suka bermain air, Jangan sampai ketinggalan main Body Rafting di Ranto Canyon. Kita bisa ber body rafting dengan jalur sepanjang 750 meter. Sayang cuaca tidak memungkinkan kita buat body rafting kemaren.

Kalau ingin tempat komplit permainannya, coba ke Kalibaya. 

Disana ada aneka macam fasilitas kegiatan seperti berkuda, ATV, Motor Trail, Motor Trail, ayunan Angkasa, flying fox sampai aneka tempat bermain anak. Disana kita bisa melihat Waduk Malahayu dari kejauhan.

Tempat ini sangat menarik dengan segala kelebihannya. Pemandangan indah, udara segar dan perasaan gembira saat berada disana.

Yang membanggakan adalah kebanyakan dari tempat wisata ini dimulai dari masyarakat sendiri. Mereka berinisiatif memajukan tempat wisata masing-masing. Mereka juga mengelola sendiri dengan segala keterbatasannya. Salut untuk Brebes dengan Semangatnya.

Ayo Kita jalan-jalan keliling Indonesia. Masih banyak tempat keren yang bisa kita kunjungi.

Sate Kambing Muda Brebes , My Review

Pas #AipTrip bersama kawan-kawan blogger ke Brebes kemarin Kita sempat mencicipi Sate Kambing Muda khas Brebes dan Tegal.

Hidangan ini terkenal di wilayah ini. Dan pedagangnya cukup banyak sepanjang jalan. 

Idfi dan Bena begitu gembira menerima Sate Kambing Muda

Kami mengunjungi ​Sate Kambing Muda Khas Brebes Ibu Sri. Mereka punya 3 cabang di wilayah Brebes. 

Maap Bang Sate, potonya gelap hahah

Ada banyak hal yang baru saya tau soal dunia persatean disini.

Ada beberapa jenis Daging untuk disate. Ada Sate Batibul alias daging kambing berumur bawah tiga Bulan, dan ada kategori juga Sate Balibul alias daging kambing berumur bawah lima Bulan.

Daging digantung supaya awet dan diolah saat konsumen pesan

Inilah kenapa disebut Sate Kambing Muda. Karena menggunakan daging kambing muda. Tapi cocok buat orangtua dan muda

Sate Bu Sri dibuat dari kambing betina berumur 5 bulan dari peternak desa sekitar warung 

Kenapa betina ?

 Karena kambing jantan biasanya dipakai untuk aqiqah dan kurban. Harga kambing jantan lebih mahal karena nilainya lebih dari sisi keagamaan. 

Peternak fokus ke Kambing jantan saat Hari Raya Idul Adha karena permintaannya banyak. Masuk akal sih. 

Sate Kambingnya dibakar langsung saat akan dihidangkan. Tak butuh waktu lama untuk membuatnya. Dihidangkan panas-panas.

Warung Sate Bu Sri menyajikan Sate dengan hidangan pendamping Tahu dan Tempe. Kalau mau bisa pesan Sop Kambingnya juga

Bumbu kacangnya istimewa. Karena dicampur cabai rawit. Kalau dari tampangnya biasa aja. Tapi pas diicip, 

Dhuarrrr

Diantara rasa creamy sambal kacang, manisnya kecap ada rasa pedas menyeruak. 


Kejutan yang menyenangkan. Tak Kuduga. Memang ciri khas Brebes, A different taste of Java deh. 

Membuat hidangan menjadi makin Sedap. Ternyata di dalam sambal kacangnya dimasukan cabe Rawit giling. Jadi tidak terdeteksi kehadirannya. Baru dirasa pas di lidah.

Daging Satenya bertekstur lembut tak berbau. Lezat dipadu dengan bumbu kacang dan kecap.

Inilah kelebihan Sate Kambing Muda. Tidak ada bau prengus Kambing dan dagingnya tidak alot.

Ditambahkan potongan tomat segar dan Bawang Bima Brebes yang terkenal itu , Hidangan Sate Kambing Muda semakin sedap disantap.

Ada teknik untuk membuat daging lebih sedap aroma dan teksturnya. Diantara potongan Daging sate ditusukkan juga potongan daging yang berlemak. Saat dibakar, lelehan lemak kambing melembutkan daging dan memberi aroma.


Sop Kambingnya juga enak. Yang menarik ada nuansa manis didalam kuahnya. Rempah-rempahnya terasa . Diisi dengan aneka potongan bagian dari Kambing dan juga tulang lunak. Karena Kambingnya masih Muda, otomatis semuanya serba empuk Dan gak alot.

Saya dan kawankawan blogger asik makan Sate dan hidangan lain sampai habis. Benar-benar enak. Pengennya nambah terus. Terus gendut deh.

Dalam sehari, dibutuhkan 3 ekor Kambing untuk memenuhi kebutuhan 3 warung Bu Sri.Kalau Lebaran malah bisa habis 10 ekor. 

Okay, karena nulis ini bikin ngacay, saya setop  saja dulu. Kesimpulannya , emang yang muda-muda itu lebih enak #kesimpulanAneh #Ngarang

Silakan mampir dan mencicipi Sate di Warung Bu Sri, Jalan Ahmad Yani , Ketanggungan , Brebes,  Jawa Tengah

Sampai Jumpa di #Aiptrip selanjutnya

Berpetualang Dalam Rasa , Di Negeri Penuh Senyuman

Sawadee Khaap….

Lalu seulas senyum tulus mengiringi sapaan itu…

Salah satu image yang teringat dari orang Thailand adalah keramahan dan ketulusan senyumnya. Membekas di hati. Selain itu ada satu hal lain yang akan selalu terkenang, Makanan Thailand. 

Hidangan Thailand penuh cita rasa

Rasanya akan selalu teringat, di dalam kenangan dan juga di lidah. Tidak akan terlupa..

Perjalanan ke Thailand adalah sebuah petualangan dalam Rasa , Di Negeri Penuh Senyuman. Kemanapun kita pergi, akan disambut dengan senyuman dan aneka makanan enak ! 

Ada sesuatu yang familiar dalam masakan Thailand, tapi sekaligus asing dan eksotis di lidah saya. Mungkin karena kita adalah negara yang bertetangga. Tapi walaupun berbahan sama, ada perbedaan rasa yang mendasar antara masakan Indonesia dan masakan Thailand. 

Sungguh sebuah petualangan rasa yang menarik di kala menyantap masakan Thailand. Itulah kenapa Masakan Thailand mendunia dan disuka banyak orang.

Terakhir kunjungan saya ke Thailand pada tahun 2000, disaat menikmati pariwisata, kebudayaan dan pengalaman shopping yang seru, ada satu hal yang akan selalu terkenang dan ingin saya ulangi. Wisata Kuliner. Terus terang saya lupa nama tempat yang saya kunjungi saat itu. Tapi satu hal yang akan selalu teringat yaitu soal RASA ! Takkan terlupa ! 

Kadang membayangkan atau melihat fotonya saja saja sudah bisa membuat air liur menetes. Saya ingin kembali ke Thailand, memperkaya khazanah kuliner Thailand, dan kali ini saya ingin mendokumentasikannya dengan benar dan detail di blog saya. 

Dengan informasi yang lengkap,  foto, dan cerita pengalaman saat itu tentunya.

Makanan Thailand adalah makanan yang selain sedap juga menakjubkan dari berbagai sisi.

Ada banyak hal yang bisa dibahas, tapi saya ingin bertualang di beberapa hal ini :

Petualangan Rasa, 

Seporsi Tom Yam Goong Panas dan Lezat

Sama seperti makanan Indonesia yang penuh citarasa. Makanan Thailand juga menimbulkan ledakan-ledakan rasa yang membuat lidah dan otak kita gembira. Bayangkan betapa kayanya cita rasa Makanan Thailand. Kita ambil contoh salah satu makanan Thailand paling banyak disuka, dan salah satu favorit saya , Tom Yum Gong.

Tom Yang Goong dengan Udang dan aneka rempah sedap

Dalam sebuah sup , lidah kita bisa merasakan lapisan-lapisan rasa yang kompleks, Dimulai dari rasa asam, lalu asin, pedas, dan juga gurih. Belum segala aroma yang ada disana, aroma Lengkuas, lalu sereh, Kecap , ikan, Cabai rawit, dll semua menyatu dalam harmoni rasa Tom Yum Goong saat dipadukan dengan bahan isian nya seperti ayam atau seafood. Orang Thailand berani bumbu dalam memasak. Hampir sama dengan Orang Indonesia. Dan menurut saya ada proses berpikir bagaimana membangun rasa supaya optimal.

Tom Yum Goong masakan saya, divariasikan dengan Baso Cumi, Baso Sapi dll

Saya sendiri sampai sekarang masih berusaha menemukan formula bumbu Tom Yum Goong saat saya memasaknya. Sudah beberapa resep di Internet , beberapa botol bumbu Tom Yum saya coba, belum ada yang memuaskan saya dan menimbulkan rasa penasaran supaya bisa sesuai dengan rasa aslinya di Thailand.

Jangan lupa cicipi Thai Ice Tea yang menyegarkan
Itu baru makanan utama, belum lagi pencuci mulut. Betapa hebatnya Mangga segar ditabrakan dengan Ketan gurih bersantan yang manis legit penuh aroma. Belum lagi makanan pembuka. Rasa adalah keunggulan makanan Thailand. Kita akan selalu dimanja oleh rasa yang kaya, istimewa, tidak sederhana, tapi membentuk sebuah harmoni yang pas di lidah. Saya selalu berfikir bagaimana cara Orang Thailand melakukannya. Penasaran dibuatnya.

Petualangan Mata

Kratong Tong, Sebuah sajian pembuka Thailand penuh warna

Makan makanan Thailand adalah sebuah pengalaman yang memanjakan mata. Selain rasanya yangenak, mata kitapun akan dihibur oleh aneka bentuk dan warna. Merah, Jingga, Hijau, Kuning, putih, semua warna . Makanan Thailand selalu cantik berwarna. Bahkan makanan sederhana sekalipun. Kecantikan plating, garnish, dan keseluruhan presentasi makanannya membuat nafsu makan bertambah. Walau terkadang sedih, makanan cantik harus kita rusak pas dimakan. Tapi kesedihan itu jadi rasa gembira, saat lidah mencecap rasanya. 

Petualangan  Bahan Makanan

Masakan Thailand konsisten memakai bahan makanan segar dalam setiap resepnya. Terkadang menggunakan bahan yang di luar kebiasaan. Bayangkan , pepaya muda yang jarang dilirik sebagai bahan makanan bisa menjadi menu idola. 

Som Tam atau Thai Papaya Salad. Serutan Pepaya muda dikombinasikan dengan kecap ikan, cabai rawit dan bumbu-bumbu, kacang tanah untuk tekstur bisa jadi hidangan pembuka yang spektakuler. Sedap bikin pengen nambah lagi.

Satu lagi yang membuat saya kagum di Thailand adalah ketersediaan Seafood yang segar dan berkualitas baik. Ikan, Cumi-cumi, udang , Lobster dan banyak lagi. Sayur dan buahpun semuanya kualitas prima. Bisa dimaklumi karena Thailand sangat maju dibidang pertanian. Raja Bhumibol Aduljadej yang baru saja mangkat sangat memperhatikan kemajuan di bidang pertanian Thailand. Menurut saya itu salah satu bentuk cinta beliau kepada rakyatnya. Supaya rakyatnya tetap sejahtera, beliau mendirikan pusat riset pengembangan pertanian dan menyebarkan hasil riset soal tanaman bibit unggul kepada rakyatnya. Bukan soal tanaman saja, dibidang perikanan juga setahu saya.

Fried Fish with Thai Sauce

Bahan-bahan makanan berkualitas tinggi , selain memiliki rasa yang lebih sedap, pastinya unggul kualitasnya. Dan menurut saya , makanan Thailand , adalah bentuk cinta Raja pada Rakyatnya, dan sebaliknya. Rakyat mengolah bahan makanan berkualitas untuk menghormati budaya dan juga Rajanya. 

Petualangan Kreativitas

Aneka makanan Thailand lahir dari kreativitas tinggi. Contohnya Ayam Goreng Pandan. Atau Gai Hor Bai Toy,  adalah salah satu bentuk kreativitas dari kuliner Thailand. Siapa yang berpikir kalau ayam dibumbui, lalu dibungkus pandan dan digoreng bisa menjadi hidangan yang luar biasa !

Atau Ikan Masak 3 Rasa. Siapa yang berani mengkombinasikan 3 rasa sekaligus dalam suatu hidangan.

Kalau eksekusinya kurang baik, bisa gagal masakannya. Tapi kreativitas dengan keahlian memasak yang mumpuni bisa membuat sesuatu yang tidak biasa jadi luar biasa ! 

Belum aneka kreasi garnish makanan , aneka hidangan penutup yang banyak macamnya. Makanan Thailand selalu membuktikan bahwa para kokinya adalah orang-orang super kreatif. 

Petualangan Tempat Makan

Pad Thai, makanan populer sederhana dengan rasa yang maksimal

Makanan Thailand mau makan di Restoran atau di Street Foodnya rasanya tetap juara. Tentunya ada perbedaan servis, atomsfir, kenyamanan dan pengalaman, tapi soal rasa tetaplah sedap. 

Tergantung dari sudut pandang memang, tapi kalau saya pribadi, tidak masalah untuk makan di kedua tempat tersebut. Pengalaman makan di pinggir jalan makan pad thai sederhana, tapi rasanya sungguhlah mantap. 

Misalnya , seporsi Pad Thai yang terkenal itu, digoreng di sebuah gerobak dorongan. Kita bisa melihat langsung cara memasaknya, mencium aromanya saat dimasak dan saatnya disajikan untuk Kita makan. Rasanya Luar Biasa !

Saya juga belum mencicipi aneka jajanan pasar yang amat beragam dan beraneka rupa. Satu hal yang ingin saya coba.

Suasana Restaurant Jittlada Senayan City

Pengalaman makan di restoran pun sangat mengesankan. Duduk bersama di depan meja bundar , dengan aneka hidangan mulai ayam goreng pandan, sayuran, sebuah tempat soup dari logam yang ketika dibuka berisi Tom Yum Goong panas, berasap membawa aroma yang luar biasa , udang bergelimang kuah Tom yum yang berwarna merah kejinggaan menggugah selera, lalu masakan ikan yang pastinya segar dan penuh cita rasa. Mau itu masakan seorang Chef, atau masakan dari juru masak restoran pinggir jalan , semuanya lezat. 

Siap-siap terkejut dengan hidangan yang disajikan. Jangan anggap remeh tempat dan siapa yang memasaknya. Semuanya sedap.  

Ingin saya mengulang lagi petualangan Rasa di Negeri Penuh Senyuman. Semoga saya mendapatkan kesempatan yang menakjubkan ini. Kali ini saya akan lebih jeli mendokumentasikannya, belajar lebih dalam lagi, dan Mengabarkan pada dunia. Dan juga berjumpa lagi dengan keramahan khas Orang Thailand juga kebudayaannya yang indah. 

Amazing Thailand

Khap Khun Khaab

Maksi Maxi di Mak Beng Yang Bergizi ! My Review

Hidangan Mak Beng Sanur, Sop Ikan, Goreng Ikan dan Sambal plus nasi

Ada satu tempat di Bali yang selalu bikin kangen buat balik lagi 


Sebuah tempat yang menjual makanan khas Bali dengan rasa yang otentik dengan kesegaran bahan baku yang terjaga.


Mau tau tempatnya apa ?


Yak Betul !!! 

Tempat itu namanya Mak Beng.

( Nanya sendiri jawab sendiri ,. Ya maap ini blog bukan acara TV)

Mak Beng ada di sekitar Pantai Sanur Bali. Salah satu tempat wisatawan melihat  sunrise terbaik di Pulau Dewata.

Sunrise di Sanur. Awannya kayak Marina Bays Sand

Alamat Mak Beng ada di Jalan Hang Tuah no 45 , Sanur Bali. Jadi kalau kita mau naik Kapal menyebrang ke nusa Lembongan, Nusa Penida dan lain-lain pasti kelewat deh Warung Mak Beng ini. Atau kalau main ke Pantai Sanur , tinggal liat ke kiri. Hai Mak ! Udah keliatan deh.


Warungnya. Tempat Mak Beng ga begitu luas, tapi cukuplah buatpengunjungnya. Tempatnya gak pake AC, jadi siap-siap keringatan. Tapi seru lah, lagian di pantai ini kaan !! 

Walaupan kalau makan siang suka ngantri pake banget. Tipsnya adalah datanglah sebelum jam makan siang hahahah

Mak Beng hanya punya satu paket makanan. Yaitu Semangkuk Sop Ikan, Ikan Goreng dan sambal plus sepiring nasi panas. Gak jual yang lain lagi. Paket ini Harganya Rp. 45.000 di tahun 2016 , udah naik, dulu saya pertama makan harganya Rp.34.000. Tapi maklum harga zaman sekarang apa-apa naik. Yang penting cita rasanya terjaga dan tetap lezaaat !

Dihidangkan bersama-sama, bersama minuman yang kita pesan….


 Mari kita bahas makananya…. apa dulu yaaa….
Sop Ikan Mak Beng !!!
Mangkoknya penuh dengan aneka potongan ikan. Kalau boleh jujur di awal sempet bingung melihatnya. Potongannya gak cantik dan seragam kayak di restoran lain. Kuahnya berwarna kekuningan. tidak pekat. ada potongan timun dan belimbing wuluh juga.

Pas disuap. Waduh reeek, enak bener. Kuahnya seger, bumbu khas Bali-nya terasa banget, dan seimbang tanpa ada yang berlebihan. Ada rasa asem segar dari belimbing wuluh dan timunnya. 
Ikannya segar, tidak berbau amis, dan teksturnya pas sekali. Dari potongan yang aneh tadi malah dapat gigitan seru yang jarang kita dapat kalau makan sop daging ikan doang. Saya kebagian perut ikan yang lemaknya lezat meleleh di mulut. Lalu ada yang kenyal-kenyal Enak, ga Tau Bagian apa. Lalu saving ikannya sendiri. Beneran deh seger dan enaaakk

Lalu Ikan Goreng meronta ingin diperhatikan( maap Lebay)

Ikan gorengnya dimasak dengan matang, dan ada sesuatu yang menarik disebelahnya ! Sambel dengan jeruk limo. Duuh , mesti dicowel nih.

Daging ikan yang berwarna kuning kecoklatan di cubit dikit lalu di cocol ke sambal yang sebelumnya udah ditetesi jeruk Limo.

Duuuhhh…. beneran deh, disandingkan dengan nasi panas, rasanya bak penganten deh. Enak banget. Ikannya sekali lagi segar. Ga ada Bau Amis. Teksturnya pas, dan bumbunya minimalis sesuai dengan sambal yang pedes tapi lezat !!
Lalu diseruput dh kuah sop ikannya, lalu dicomot lagi ikan gorengnya. Cocok ke sambel.. gitu aja sampai abis..hahahaha

Pas disana pesen minum Es Jeruk yang segar, diperas dari Jeruk Pilihan dan minum Temulawak 
Beruap kayak di Banyuwangi itu. Rasanya menambah semwriwing suasana makan yang eksotis tapi nikmat itu.

Temulawak Beruap

Jadi, kalo makan di Mak Beng, kita gak punya piliham mau ikan potongan sebelah mana. se-dikasihnya aja. Potongan ikannya pun tidak seragam. Bahkan jenis ikannya pun ga seragam. 

Segala macam ikan bisa diolah Mak Beng and Crew menjadi makanan andalan. Ikannya segar karna memang langsung dari nelayan. Warungnya dekat laut juga

Yawdah , memastikan saja, kalian kalau ke Bali mesti mampir ke Mak Beng ya, Wajib!!! 

Maksi Maxi Bergizi , maksimal gizinya, maksimal rasanya.

Terus abis nulis ini kepikiran Kok aku gak pernah ketemu Mak Beng yak?

#AipTrip2016

Sepanjang 2016, saya bersyukur bisa melakukan beberapa kali #AipTrip, lebih sering dari tahun 2015 !!

Tahun 2016 ini saya mendapatkan banyak kesempatan menarik untuk bepergian yang tentu saja diberi hastag #aiptrip ke berbagai daerah di Indonesia. 

Satu hal yang saya pelajari dan perbaikan di 2016 adalah menuliskan semua perjalanan saya dalam blog supaya terdokumentasikan dengan baik. Jangan lupa pasang foto yang bagus dan menarik supaya lebih enak dibaca. Sebelumnya malas sekali update Blog. Tapi ternyata selain bisa jadi journal pribadi, blogging bisa membawa saya ke beberapa tempat dan kesempatan yang tak terbayangkan sebelumnya. Masih banyak yang perlu diperbaiki, Tapi grafiknya naik lah.

Keep up your blog people !

Dimulai dari Awal Tahun, #AipTrip Berbuka dengan kepergian saya ke Kota Garut, tempat saya bertumbuh kembang dahulu, saat masih kanak-kanak. Setelah beberapa hari sebelumnya ngos-ngosan mendaki Gunung Galunggung , trip kali ini ke Garut terasa begitu berarti, karena bisa mengunjungi sekolah saya dulu. Sayang masih pada libur , jadi tidak bisa berjumpa dengan para Guru zaman saya sekolah dulu. 

TK saya dulu

Saya juga berkesempatan belanja di outlet Chocodot yang menjual aneka Rupa Coklat unggulan produksi asli Kota Garut. Bentuk usaha kreatif daerah yang keren sekali.

Di bulan January juga saya mengikuti lomba Menulis Blog yang diselenggarakan oleh PT Newmont Nusa Tenggara bekerjasama dengan Metro TV. Alhamdulillah saya terpilih menjadi 20 orang terbaik yang karya tulisnya dinilai bagus dan akan berangkat untuk belajar dan hidup di Tambang site PT NNT di Batu Hijau, Sumbawa Barat. Peristiwa | Inilah 20 Pemenang Peserta Newmont Bootcamp 2016

February

Menghabiskan 9 hari di Sumbawa Barat merupakan pengalaman yang mengayakan pengalaman saya. Selain belajar soal proses produksi konsentrat Tembaga yang lebih ramah pada lingkungan. Bagaimana usaha mereka supaya lingkungan terjaga patut diacungi jempol. Pengelolaan air terdampak tambang yang diolah sedemikian rupa supaya tidak berdampak pada air Alam, Dan bisa dipakai lagi dengan sistem pengairan yang masif , lalu program pengembalian fungsi lahan bekas tambang menjadi Hutan kembali yang terus berlanjut, dan beberapa sudah sukses menjadi hutan lagi. Dan tentunya evaluasi kondisi lingkungan dengan cara-cara ilmiah, supaya tetap terkontrol sehingga mendapatkan sertifikasi nilai tinggi dari pemerintah. 

Selain itu kita juga bisa mengalami kehidupan ala pekerjaan tambang yang tidak seseram yang saya kira. Bisa berjumpa dengan masyarakat sekitar tambang, berinteraksi untuk mengetik kondisi mereka dan dampak tinggal di wilayah lingkih tambang dan juga melihat keindahan alam Sumbawa Barat yang tetap lestari walau ada kegiatan penambangan. Benar-benar perjalanan yang merubah persepsi saya terhadap tambang, dan membuat standard saya terhadap tambang lebih tinggi. 

Mine Site Batu Hijau
Pose di Haul Truck

Silakan baca beberapa tulisan saya selama mengikuti program #newmontbootcamp

Batu Hijau , Permata Sumber Kehidupan

perkara makan di tambang

Pembuktian si Orang Curiga

Pengalaman Hampir Menjungkalkan Truk Raksasa

Desa Kertasari

Keindahan Pantai Sumbawa Barat

Pada Bulan Maret

 #Aiptrip ke Ujung Genteng. Perjalanan cukup lama dengan membawa Mobil sendiri. Perjalanannya 8 jam dari Jakarta !!!

Tapi sepadan dengan pemandangan alam Ujung Genteng, bisa melepas tukik , mencoba aneka seafood enak dan juga perjalanan penuh nuansa hijau hutan dan pepohonan favorit saya.

Silakan dibaca #aiptrip ke Ujung Genteng

Di bulan Maret juga sempet mampir mengunjungi Rumah Anyo, tempat singgah anak-anak pengidap kanker. Dimana mereka masih bisa Ceria Dan menjadi anak-anak walau sakit berat. Mereka sangat inspiratif dan jarang mengeluh. Tetap kuat walau tidak sehat. Baca kisahnya yang mengharukan di postingan

ketemu anak-anak Anyo

Bulan April 

Ternyata setelah membaca tulisan dan memperhatikan aktivitas social media selama #newmontbootcamp , saya dan beberapa alumni #newmontbootcamp terpilih kembali untuk melihat langsung tambang yang sudah ditutup dan dalam proses menjadi Kebun Raya. Sebuah perjalanan yang agak kontroversial, karena kami pergi ke Teluk Buyat, di Minahasa Tenggara yang tempat bikin geger beberapa tahun yang lalu. 

Perlu Jip khusus untuk bisa datang ke bekas tambang, karena sudah berubah jadi hutan
Kapan lagi naik mobil berdiri. Ini masih di jalan penduduk , menuju bekas lahan tambang

Lewat Menado, kami pergi ke campsite PT Newmont Minahasa Raya di Pantai Lakban. Lalu pergi melihat bekas lahan penambangan PT Newmont Minahasa Raya.  

Disana kami takjub melihat hutan lebat yang berdiri di atas bekas lahan tambang. Aneka pepohonan tumbuh subur , rapat bagai hutan belantara. 

Sempet bingung penasaran tambang ya sebelah mana. Gak keliatan karena sudah jadi hutan.  Pemandangannya sangat indah. Tahun 2017 ini rencananya akan diserahterimakan pada pemerintah setempat dan menjadi Kebun Raya.

Bekas tambang Emas dilihat dari Look Point
Bukit Harapan yang ada diantara Teluk Buyat dan Ratatotok

Kita juga diajak melihat situasi laut dan juga bertemu dengan penduduk setempat untuk melihat efek Pencemaran yang “katanya” terjadi disana. 

Tidak terlihat tuh efek Pencemaran Berat di Laut. Semuanya normal, sehat dan indah. Sempet juga mencicipi Ikan tangkapan di Teluk Buyat. Aku baik-baik saja setelah mengkonsumsinya.

Para nelayan bisa memanen ikan lebih banyak dari masa lalu, karena ada projek budidaya Karang untuk meningkatkan kualitas biota laut. Kita juga sempet mampir ke danau Linow dan melihat kota Menado.

Baca tulisannya di

Berani Makan Ikan di Buyat ?

mau apa ke Teluk Buyat?

Bubur Tinutuan 

Baca #Aiptrip ke danau Linow yg Huwow

Bulan Mei

Di bulan kelahiran saya #Aiptrip berangkat ke daerah Banjar untuk menyusuri Jalur Lintas Selatan   lewat Pangandaran dan pantai-pantai indahnya sampai Cipatujah. Makan sea food dan pergi ke Tasikmalaya

Silakan dibaca road trip ke Pangandaran dan Pantai Jalur Selatan

Di bulan ini sempet juga jalan-jalan ke tempat selfie hits di Bandung #Aiptrip ke The Lodge Maribaya

#Aiptrip goes to Singapore, untuk lebih mengenal daerah Little india dan sekitarnya.     

Bulan Juni

#Aiptrip Goes to BSD buat Wisata Kuliner ! Siapa sangka disana banyak tempat makan enak dan variasi yang menggiurkan ! 

Baca #Aiptrip my Trip to BSD

Juli

#AipTrip goes to Monas ! Sebuah perjalanan pencarian Pokemon yang berubah menjadi perjalanan mengapresiasi Monument kebanggaan Indonesia. Mengekspresikan kembali fasilitas Monas yang makin rapi dan cantik

Baca #aiptrip ke monas 

Agustus

#Aiptrip ikut dalam #BatuHijauBootCamp , sebuah program berkonsep charity yang diprakarsai PT Newmont Nusa Tenggara yang dalam proses menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara. 

Perjalanan dimulai dari Sumbawa, lalu ke Surabaya melakukan kegiatan charity dan advokasi buat anak-anak kurang mampu. Kita dibagi menjadi Dua Group  Barat dan Timur. Group Timur mulai dari Sumbawa , sementara Group Barat baru bergabung di Jogjakarta , dimana kita datang ke Komunitas Kagem, untuk berjumpa dan bermain dengan anak-anak yg belajar disana. Program ini juga diselipi dengan jalan-jalan ke Gumuk Pasir Parangkusumo, Museum Ullen Sentalu. Wisata Kuliner Jogja yang mempesona lidah saya. 

Lalu kita naik kereta Api beramai-ramai ke Jakarta untuk datang ke Yayasan Benih Kebajikan AL Hasyim di Jagakarsa, dimana bootcampers mengajari anak-anak belajar komputer dan menyerahkan bantuan sebuah komputer baru untuk dipakai belajar.

Diakhiri dengan acara ramah tamah di Hotel all seasons Jakarta setelah mengikuti pertandingan futsal yang bikin saya ngos-ngosan tapi rame

Program #BatuHijauBootcamp #AMMANMineral memperoleh #GoldenWordlAwards 2016 untuk kategori ” Manajemen Reputasi dan Brand Online”  dalam #IPRA (International Public Relations Association) Awards 2016.

#AmmanMineral menjadi perusahaan tambang pertama asal Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini. 
Penghargaan ini diberikan dalam acara Gala Dinner di Doha, Qatar pada Sabtu 5 November 2016 dan diterima langsung oleh Pak Syaraffuddin Jarot dan Pak Arie Burhan dari PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara

Baca tulisannya di

#BatuHijauBootcamp di yayasan Kagem

#BatuHijauBootcamp di Jakarta

 main di Gurun Pasir

ketemu anak Komunitas Kagem

Mengajar Komputer di Al Hasyim

mencicipi pengalaman Cinta , Rangga dan Pak Bari

September

#Aiptrip goes to Gunung Sawal untuk melakukan pencarian 7 Curug legendaris di wilayah Kerajaan Panjalu. Sempet mampir ke Situ Panjalu dan seru banget naik turun bukit mencari Curug Tujuh. Suasana yang Hijau alami dan menyegarkan membuat pencarian lebih menyenangkan.

 Pengalaman pencarian 7 Curug Legendaris , silakan diklik saja 

Sebelumnya sempat mampir ke Situ Panjalu

#Aiptrip juga jalan-jalan ke wilayah di Kota Tua, stalking #semasadikotatua sebuah program pembukaan kembali Gedung di Kota Tua. Sungguh menarik melihat bangunan bersejarah yang dibilang kembali untuk umum , ceritanya bisa dibaca di Semasa Di Kota Tua

Oktober

AipTrip goes Jawa Timur an, salah satu daerah yang belum di eksplor adalah Banyuwangi, jadi pergilah saya kesana. 

Akhirnya bisa main ke Africa Van Java di Baluran, Main ke Pantai Bama, mampir Ke pantai Watudodol, 
Lalu berenang bersama Ikan Hiu di Bangsring Underwater Main bareng ikan hiu

main ke Kampung Adat Osing di Kemiren, lalu basah-basahan di Air Terjun Jagir

Karena Pulau Bali keliatan melulu, secara impromptu berangkatlah menyeberang Selat Bali. 

 menginap semalam, kita main ke Pandawa Beach, liat Sunrise di Sahur, lalu pergi ke Bedugul, dan mampir ke Pura Ulun Danu yang mempesona diatas danau Beratan. 

Sempet juga mampir ke danau buat sekedar selfie semata. 

Soal Danau Beratan Dan Pura yang indah silakan dibaca di   AipTrip goes to Pura Ulun Danu Beratan

Tak lupa mencicipi masakan khas Gilimanuk, Ayam Betutu Ibu Lina yang terkenal.

Baca tulisannya di

Pesona Budaya Osing

Ayam Betutu Ibu Lina Gilimanuk

bermain di Baluran

Pesona Rawon Bi Atik

November
#Aiptrip goes to Singapore, untuk lebih mengenal Singapore Botanic Gardens yang mengesankan

Sempet juga mencicipi Makanan menu sederhana rasa istimewa, RM Kenanga Garut baca di 

harta karun kuliner Garut

December

Karena kondisi kesehatan , saya ga bisa #Aiptrip, namun kesempatan itu tiba saat saya sedang terapi Alternative di Tasikmalaya , saya bisa jalan-jalan ke Situ Gede, sebuah danau Indah yang letaknya di pinggir kota , 

silakan dibaca di

Jalan-jalan ke Situ Gede

Pengalaman yang menyenangkan setelah berminggu-minggu dalam ruangan terus, bisa melihat keindahan alam sangatlah menyegarkan 

Terima Kasih 2016 untuk kesempatan , kesenangan dan juga berbagai pengalaman, terutama travelling ke beberapa daerah di Indonesia. 

Semoga 2017 menjadi lebih baik, lebih sehat, banyak rejeki dan berkesempatan untuk lebih sering jalan-jalan happy dan bermanfaat lagi. Dan semakin rajin menulis Dan update blognya, sama belajar foto lagi yaa. 

Amin. Selamat Tahun Baru 2017 !

My Trip to Ow Ow Ow Danau Linow yang Huwow!

Pemandangan Danau Linow yang bikin kita ngomong Huwow

Dalam #Aiptrip Ke Minahasa Tenggara dalam rangka #newmontbootcamp untuk melihat Tambang emas yang sudah berubah menjadi kebun raya di Buyat, kita sempat mampir ke Danau Linow dekat Kota Tomohon.  Linow adalah sebuah danau istimewa yang memiliki keunikannya sendiri.

Air danau hijau toska
Ini dia Danau Linow

Danau ini bisa berubah warna. menjadi hijau, biru dan kuning kecoklatan. Belerang yang tertimbun di  danau, pembiasan  sinar matahari adalah penyebab perubahan warna air di Danau Linow.

Jadi untung-untungan apabila kita bisa melihat ketiga warna sekaligus. Pas saya kesana , warnanya hijau tosca. Cakep deh, aku suka, hahahahaa


Cuacanya Adem ayem , dingin bin sejuk, bisa disamakan dengan Lembang di Bandung ,Berastagi di Sumatera Utara atau kawasan Puncak di Bogor. hawa di danau, sekitar 18-20 C makanya nyaman banget. 


Ketika turun bis kita langsung disuguhi pemandangan Danau linow yang indah. Pepohonan di sekitarnya dan aneka bunga cantik yang ditanam rapi.

Foto dulu ama kembang di parkiran

 Jangan khawatir soal parkir karena disediakan lahan yang luas. 

Tempat duduk di luar Cafe Dlinow, kalau di zoom kelihatan Itik Benjut

Pemandangan indah dan cuaca yang menyenangkan ini yang dimanfaatkan olen Cafe DLinow. Kita bisa nongkrong di Cafe ini dengan biaya Rp. 25.000 dan sudah mendapatkan Kopi atau minuman hangat lainnya.  Nuansanya sudah seperti cafe di Bandung atau Jakarta.

Jalur masuk ke Cafe DLinow

Pas kita masuk, terlihat arsitektur nya yang menyatu dengan Alam sekitar dan didominasi dengan material kayu

Singkong Goroho, Singkong digoreng lalu cocol sambel dan pisang cokelat

Di Cafe ini disediakan aneka makanan yang sedap. Seperti Mie Cakalang, Tuna Bakar,  Singkong Goroho ( Singkong goreng dicocol sambal) , aneka mie goreng, nasi goreng dan banyak lagi.  

Tuna Bakar yang fresh, sambel pedes nasi hangat. Apalagi cobak?

Saya pesan Tuna Bakar, keluarnya paling lama, tapi penantian itu berbuah manis karena rasanya Lezaaaat ! 

Cafe DLinow
Cafe Dlinow ini sungguhlah instagramable. Banyak spot cantik untuk footo-foto. Apalagi dengan latar belakang danau linow yang cantik , sungguhlah maksimal buat foto-foto.

Berikut Jepretan saya memotret para model yang waktu itu ikut kesana

Griska Gunara
Davin dan Pak Khun

Mbak Donna

Dzul

Danau ini merupakan salah satu fenomena geologis yang ada di Indonesia.

Kalau baca di papan pengumumuan yang berada di sisi Danau, disini ada beberapa manifestasi Panas Bumi seperti fumarol, tanah beruap, kolam lumpur. 

Suhu Fumarol bisa mencapai 100 C, pengunjung dihimbau untuk tidak berlama-lama di sekitar Fumarol. Tapi jaraknya cukup jauh kok dari daerah yang dikhususkan untuk pengunjung.

Di Kawasan Danau ini terdapat keanekaragaman hayati selain banyak pepohonan endemik, ada juga bebrapa fauna yang cukup kuat hidup dianatara gas dan panasnya bumi seperti Burung Madu Sriganti, Capung Ekor Merah, Itik Benjut ( Duh kasian namanya) , Kuntul Perak dan Pecak Ular Asia). Terus terang yang kelihatan adalah Kawanan Itik Benjut yang sibuk berkawanan di pinggir danau. Terus ada beberapa burung lalu lalang dengan rajin, mungkin itu Madu Sriganti.

Mejeng dulu dikit
Gank #Newmontbootcamp Batch V

Kalau mau ke Danau Linow, jaraknya 30 km dari Kota Manado , kira-kira 1 jam perjalanan, Kalau dari Kota Tomohon kira-kira 3 km lah. Kota Tomohon juga terkanal sejuk, dan diapit dua gunung , yaitu Gunung Lokon dan Gunung Mahawu. Jadi sudah pasti cuacanya pegunungan. Jalanan kesana berbelok-belok, cukup mulus tapi kadang agak sempit. Jadi pengemudi harus berhati-hati.

Kalau saya sih, menikmati pemandangan pegunungan lalu tidur. Ya begitulah. hahaha

Danau Linow ini paket komplit buat nyari tempat yang dingin, wisata geologi, wisata kuliner, wisata foto-foto, tempat nongkrong yang cakep. Apalagi? Huwow Kan ?

Terima Kasih untuk para model saya di postingan ini Pak Khun , Davin , griska , Mbak Donna Dan Dzul

Duh indonesia itu keren banget ! Banyak banget istimewanya ! Yuk kita jelajahi dan apresiasi.

Danau Linow memang Huwow !

sampai jumpa di Aiptrip selanjutnya

My Trip To Pantai-Pantai Sumbawa Barat 

Salah satu pantai di Sumbawa Barat, Pantai Lawar

Perasaan saya sudah menulis tentang keindahan pantai-pantai di Kabupaten Sumbawa Barat deh.

 Itu Betul, tapi saya menulisnya di Steller https://steller.co/s/5cGAgdPfJ29 bukan di Blog. Sayang juga kalau sampai tidak diceritakan.

Seperti kita tahu, Nusa Tenggara Barat memiliki gugusan pantai yang menakjubkan, tapi selama ini saya hanya fokus ke pantai-pantai yang ada di lombok dan sekitarnya. Tapi kalau kita menyebrang ke pulau di sebelahnya. Dhuarrr. Masih banyak pantai yang bagus banget disana.

Indonesia emang gak ada matinya kalau soal keindahan pantai deh.

Dalam rangka #NewmontBootcamp di bulan Februari 2016, saya berkesempatan mengunjungi beberapa pantai yang amat bagus dan harus banget dikunjungi.

Untuk datang ke Kabupaten Sumbawa Barat, Dari Jakarta terbang selama 2 jam ke Bandara Praya Lombok, lalu naik bus selama 2 jam ke Pelabuhan Kayangan, untuk kemudian berlayar ke Benete selama sejam, atau ke Poto Tano memakai Ferry waktu perjalanannya lebih lama, kira-kira dua jam. Karena letak Benete dan Poto Tano cukup jauh.

Karena saya ikut program #newmontbootcamp, saya naik Kapal Tenggara Satu ke Benete.
Tapi sebelumnya harus diceritakan dulu Pelabuhan Kayangan yang amat indah, airnya biru dan tenang dan jernih sekali. walau ada satu dua sampah plastik, tapi kita bisa melihat dengan jelas ikan-ikan berseliweran di dermaga. Gemes pengen nyebur deh.

Pelabuhan Kahyangan

Selama satu jam perjalanan menuju Maluk dengan kapal cepat Tenggara satu juga memberi sebuah pengalaman yang menakjubkan, Sesampainya di Pelabuhan Benete, Maluk , penglihatan saya disajikan pemandangan pegunungan hijau yang megah, seakan memeluk teluk yang memiliki air biru penuh misteri. 

Pantai Benete yang damai

Sesampainya di Benete juga saya masih terpesona oleh kejernihan air di dermaga, dan tetap ikan-ikan aneka warna berenang seakan mengajak ikut serta.

Berikut Pantai-Pantai Indah di Sumbawa Barat yang saya Kunjungi 

1. Pantai Benete 

Pantai ini paling dekat ke dermaga Benete, Situasi pelabuhan yang tenang , ikut menulari ketenangan Pantai Benete. 

Pantai Benete, di kejauhan terlihat Tenggara 1

Pasirnya kecoklatan, Tapi tetap bagus Kok. Tempatnya bersih , dengan pemandangan pelabuhan dan perbukitan yang indah.  

Pantai Benete

Salah satu kelebihan dari pantai ini adalah restoran sea food di pinggir pantai yang menyajikan aneka hidangan laut. kalau boleh saran, pesan Ikan Bumbu Sepat. sebuah hidangan khas Sumbawa Barat menggunakan bumbu sepat yang rasanya sangat khas karena menggunakan bumbu-bumbu lokal. Hidangan lain juga sedap karena bahannya yang segar, maklum di pinggir pantai.

Kepiting, Ikan Bakar, Ayam Taliwang, Bumbu Sepat
Ikan Bakar siap dicelup ke bumbu sepat. Sedap

Kegiatan yang menurut saya asik dilakukan selain makan adalah leyeh-leyeh manja tapi bermartabat, hahahaha

2. Pantai Maluk, 
Maluk adalah pantai yang pengelolaan pariwisatanya paling mumpuni dibanding yang lain. Dengan pantai yang bersih berwarna biru tosca dengan pemandangan laut dan perbukitan, disini telah dibangun fasilitas pariwisata yang mumpuni. 

Maluk punya Signboard sendiri , kekinian

Tempat parkir yang luas , foodcourt, dan satu kelebihan dibanding pantai lain adalah ada tempat penangkaran Penyu.

 

Melepas tukik ke laut. Good luck ya. Please come back
Kalau beruntung, kita bisa membantu melepaskan tukik atau anak penyu yang sudah menetas. Dan mereka kembali lagi ke tempat dia menetas puluhan tahun lagi, kalau dia selamat dan bisa bertumbuh besar. 

Melatih Ayam untuk Karapan

Pada kesempatan itu juga saya sempat melihat beberapa orang melatih ayam untuk karapan ayam, sang ayam akan dibawa ke tengah laut, untuk lalu berenang ke tepian, ayam itu dilatih untuk stamina saat karapan nanti. Terbayang serunya nonton karapan ayam, Saya belum dapat kesempatan untuk menonton.

Sayangnya sore itu mendung, perlahan Maluk dituruni hujan. Pemandangan sunset Jadi dramatis

Akhirnya Kita duduk di foodcourt menikmati pisang goreng pakai Sambel

3. Pantai Poto Batu

Pantai ini terletak di di daerah Labu Lalar, dekat dengan Kota Taliwang. Pemandangan dengan kendaraan menuju pantai ini sunggulah cantik. Kontras pepohonan hijau, lautan biru dan awan-awan di langit sangatlah memanjakan mata. 

Sesampainya disana, kita disuguhi pemandangan pantai berpasir coklat  dan banyak bebatuan. 

Cukup bersih, tapi ada satu susunan batu yang menarik dari Poto Batu. 

Ada sebuah Batu besar yang ternyata memiliki Gua yang cukup besar. Bagus banget buat difoto. Sempat sebal ada beberapa coretan pylox disana. Entah apa maksudnya. Kasian amat perlu corat coret buat mendapatkan rasa exist. Ga pede amat sih. Balik lagi ke Poto Batu, buat jeprat jepret cukup baguslah disini

Pantai Kertasari

Pantai ini agak berbeda dibanding pantai yang lainnya. Karena pantai ini adalah pantai dengan penduduk yang cukup banyak. 

Salah satu rumah di Desa Kertasari

Tapi jangan salah, tetap seru berwisata di Kertasari. Desa ini adalah desa penghasil Rumput laut kualita bagus yang nantinya akan dijual untuk membuat kosmetik dan lain-lain. 

Penduduk Kertasari cukup memerhatikan kebersihan pantai ini. Berpasir putih, dengan garis pantai yang cukup panjang, ada suatu hal menarik yang ada di pantai. Apa itu ? disini banyak kebun Rumput Laut ! 

Pertanian rumput laut

Jenis yang dibudidayakan disini adalah Eucheuma Cottoni Tiap warga Kertasari memiliki kavlingnya sendiri. Masa tanamnya kira-kira 45 hari sudah bisa di panen, seru juga bisa melihat proses menanam, memanen, menjemur dan mengolah rumput laut. 

Kami juga berkesempatan mencicipi makanan khas Selayar. Jadi warga disini adalah keturunan Selayar nun jauh di sulawesi sana. Ada menu Urap Rumput Laut. Sate Kerang Mata Tujuh yang sedap, Ikan Masak Sepat, dan juga Ayam rica-rica. Dessertnya Es Rumput Laut pakai Kelapa dan Gula merah. Makan mewah kita hari itu. Kita juga bisa melihat para Ibu kertasari membuat kain tradisional menggunakan alat penenun tradisional di bawah rumah panggung. 

 

Penenun kain tradisional dibawah rumah
Setelah makan, berjalan-jalan lagi di pantai berpasir putih. Walaupun di belakang banyak rumah penduduk, tapi saya salut dengan kebersihan pantai ini. Kertasari sangat unik , karena selain pantai berpasir putih yang indah, kita juga bisa melihat kearifan lokal yang dijunjung tinggi disini.

Pantai Lawar
Pantai ini dekat dengan daerah Sekongkang, letaknya ada dibelakang Hutan Wisata Lawar. Uniknya Pantai ini gugus pantainya tidak begitu panjang, kira-kira kurang dari sekilo. Karena dibatasi perbukitan dan bebatuan. Ada banyak bebatuan yang menjadi dekorasi Pantai Lawar. Tapi justru meenambah istimewa pantai ini. Pasirnya putih dan indah sekali saat dilihat kontras dengan laut.  

Pantai Rantung

Ini Pantai favorit saya diantara pantai lain yang saya kunjungi. Gugus pantainya panjang sekali. Pasirnya putih bertekstur mirip merica,
 Lalu ada beberapa jenis pantai disini, ada pantai Yoyo, khusus bagi para pecinta olah raga surfing. 
Ada juga sebuah teluk kecil, yang amat tenang dan damai, dengan lagoon kecil dan juga berair tenang.

Teluk mini dengan lagoon nya sendiri

Tapi Pantai Rantung sendiri sangatlah spektakuler. Apalagi suasananya sepi ! Mewaaah ! Bisa berlama-lama ber siesta manja di pantai ini. Dan pemandangan sunset nya menjadi salah satu pemandangan Sunset paling bagus yang pernah saya lihat !

Masih banyak pantai Bagus di Sumbawa Barat yang belum saya kunjungi, seperti Pantai Tropicana , salah satu destinasi Surfing, Lalu Pulau Kenawa, pulau Kosong yang bagus sekali pemandangannya, Pulau Moyo dan banyak lagi.
Tampaknya harus melakukan perjalanan lagi kesana pemirsa !

Ada yang mau join #Aiptrip ? yuk !