Sate Kambing Muda Brebes , My Review

Pas #AipTrip bersama kawan-kawan blogger ke Brebes kemarin Kita sempat mencicipi Sate Kambing Muda khas Brebes dan Tegal.

Hidangan ini terkenal di wilayah ini. Dan pedagangnya cukup banyak sepanjang jalan. 

Idfi dan Bena begitu gembira menerima Sate Kambing Muda

Kami mengunjungi ​Sate Kambing Muda Khas Brebes Ibu Sri. Mereka punya 3 cabang di wilayah Brebes. 

Maap Bang Sate, potonya gelap hahah

Ada banyak hal yang baru saya tau soal dunia persatean disini.

Ada beberapa jenis Daging untuk disate. Ada Sate Batibul alias daging kambing berumur bawah tiga Bulan, dan ada kategori juga Sate Balibul alias daging kambing berumur bawah lima Bulan.

Daging digantung supaya awet dan diolah saat konsumen pesan

Inilah kenapa disebut Sate Kambing Muda. Karena menggunakan daging kambing muda. Tapi cocok buat orangtua dan muda

Sate Bu Sri dibuat dari kambing betina berumur 5 bulan dari peternak desa sekitar warung 

Kenapa betina ?

 Karena kambing jantan biasanya dipakai untuk aqiqah dan kurban. Harga kambing jantan lebih mahal karena nilainya lebih dari sisi keagamaan. 

Peternak fokus ke Kambing jantan saat Hari Raya Idul Adha karena permintaannya banyak. Masuk akal sih. 

Sate Kambingnya dibakar langsung saat akan dihidangkan. Tak butuh waktu lama untuk membuatnya. Dihidangkan panas-panas.

Warung Sate Bu Sri menyajikan Sate dengan hidangan pendamping Tahu dan Tempe. Kalau mau bisa pesan Sop Kambingnya juga

Bumbu kacangnya istimewa. Karena dicampur cabai rawit. Kalau dari tampangnya biasa aja. Tapi pas diicip, 

Dhuarrrr

Diantara rasa creamy sambal kacang, manisnya kecap ada rasa pedas menyeruak. 


Kejutan yang menyenangkan. Tak Kuduga. Memang ciri khas Brebes, A different taste of Java deh. 

Membuat hidangan menjadi makin Sedap. Ternyata di dalam sambal kacangnya dimasukan cabe Rawit giling. Jadi tidak terdeteksi kehadirannya. Baru dirasa pas di lidah.

Daging Satenya bertekstur lembut tak berbau. Lezat dipadu dengan bumbu kacang dan kecap.

Inilah kelebihan Sate Kambing Muda. Tidak ada bau prengus Kambing dan dagingnya tidak alot.

Ditambahkan potongan tomat segar dan Bawang Bima Brebes yang terkenal itu , Hidangan Sate Kambing Muda semakin sedap disantap.

Ada teknik untuk membuat daging lebih sedap aroma dan teksturnya. Diantara potongan Daging sate ditusukkan juga potongan daging yang berlemak. Saat dibakar, lelehan lemak kambing melembutkan daging dan memberi aroma.


Sop Kambingnya juga enak. Yang menarik ada nuansa manis didalam kuahnya. Rempah-rempahnya terasa . Diisi dengan aneka potongan bagian dari Kambing dan juga tulang lunak. Karena Kambingnya masih Muda, otomatis semuanya serba empuk Dan gak alot.

Saya dan kawankawan blogger asik makan Sate dan hidangan lain sampai habis. Benar-benar enak. Pengennya nambah terus. Terus gendut deh.

Dalam sehari, dibutuhkan 3 ekor Kambing untuk memenuhi kebutuhan 3 warung Bu Sri.Kalau Lebaran malah bisa habis 10 ekor. 

Okay, karena nulis ini bikin ngacay, saya setop  saja dulu. Kesimpulannya , emang yang muda-muda itu lebih enak #kesimpulanAneh #Ngarang

Silakan mampir dan mencicipi Sate di Warung Bu Sri, Jalan Ahmad Yani , Ketanggungan , Brebes,  Jawa Tengah

Sampai Jumpa di #Aiptrip selanjutnya

Advertisements

#AipTrip2016

Sepanjang 2016, saya bersyukur bisa melakukan beberapa kali #AipTrip, lebih sering dari tahun 2015 !!

Tahun 2016 ini saya mendapatkan banyak kesempatan menarik untuk bepergian yang tentu saja diberi hastag #aiptrip ke berbagai daerah di Indonesia. 

Satu hal yang saya pelajari dan perbaikan di 2016 adalah menuliskan semua perjalanan saya dalam blog supaya terdokumentasikan dengan baik. Jangan lupa pasang foto yang bagus dan menarik supaya lebih enak dibaca. Sebelumnya malas sekali update Blog. Tapi ternyata selain bisa jadi journal pribadi, blogging bisa membawa saya ke beberapa tempat dan kesempatan yang tak terbayangkan sebelumnya. Masih banyak yang perlu diperbaiki, Tapi grafiknya naik lah.

Keep up your blog people !

Dimulai dari Awal Tahun, #AipTrip Berbuka dengan kepergian saya ke Kota Garut, tempat saya bertumbuh kembang dahulu, saat masih kanak-kanak. Setelah beberapa hari sebelumnya ngos-ngosan mendaki Gunung Galunggung , trip kali ini ke Garut terasa begitu berarti, karena bisa mengunjungi sekolah saya dulu. Sayang masih pada libur , jadi tidak bisa berjumpa dengan para Guru zaman saya sekolah dulu. 

TK saya dulu

Saya juga berkesempatan belanja di outlet Chocodot yang menjual aneka Rupa Coklat unggulan produksi asli Kota Garut. Bentuk usaha kreatif daerah yang keren sekali.

Di bulan January juga saya mengikuti lomba Menulis Blog yang diselenggarakan oleh PT Newmont Nusa Tenggara bekerjasama dengan Metro TV. Alhamdulillah saya terpilih menjadi 20 orang terbaik yang karya tulisnya dinilai bagus dan akan berangkat untuk belajar dan hidup di Tambang site PT NNT di Batu Hijau, Sumbawa Barat. Peristiwa | Inilah 20 Pemenang Peserta Newmont Bootcamp 2016

February

Menghabiskan 9 hari di Sumbawa Barat merupakan pengalaman yang mengayakan pengalaman saya. Selain belajar soal proses produksi konsentrat Tembaga yang lebih ramah pada lingkungan. Bagaimana usaha mereka supaya lingkungan terjaga patut diacungi jempol. Pengelolaan air terdampak tambang yang diolah sedemikian rupa supaya tidak berdampak pada air Alam, Dan bisa dipakai lagi dengan sistem pengairan yang masif , lalu program pengembalian fungsi lahan bekas tambang menjadi Hutan kembali yang terus berlanjut, dan beberapa sudah sukses menjadi hutan lagi. Dan tentunya evaluasi kondisi lingkungan dengan cara-cara ilmiah, supaya tetap terkontrol sehingga mendapatkan sertifikasi nilai tinggi dari pemerintah. 

Selain itu kita juga bisa mengalami kehidupan ala pekerjaan tambang yang tidak seseram yang saya kira. Bisa berjumpa dengan masyarakat sekitar tambang, berinteraksi untuk mengetik kondisi mereka dan dampak tinggal di wilayah lingkih tambang dan juga melihat keindahan alam Sumbawa Barat yang tetap lestari walau ada kegiatan penambangan. Benar-benar perjalanan yang merubah persepsi saya terhadap tambang, dan membuat standard saya terhadap tambang lebih tinggi. 

Mine Site Batu Hijau
Pose di Haul Truck

Silakan baca beberapa tulisan saya selama mengikuti program #newmontbootcamp

Batu Hijau , Permata Sumber Kehidupan

perkara makan di tambang

Pembuktian si Orang Curiga

Pengalaman Hampir Menjungkalkan Truk Raksasa

Desa Kertasari

Keindahan Pantai Sumbawa Barat

Pada Bulan Maret

 #Aiptrip ke Ujung Genteng. Perjalanan cukup lama dengan membawa Mobil sendiri. Perjalanannya 8 jam dari Jakarta !!!

Tapi sepadan dengan pemandangan alam Ujung Genteng, bisa melepas tukik , mencoba aneka seafood enak dan juga perjalanan penuh nuansa hijau hutan dan pepohonan favorit saya.

Silakan dibaca #aiptrip ke Ujung Genteng

Di bulan Maret juga sempet mampir mengunjungi Rumah Anyo, tempat singgah anak-anak pengidap kanker. Dimana mereka masih bisa Ceria Dan menjadi anak-anak walau sakit berat. Mereka sangat inspiratif dan jarang mengeluh. Tetap kuat walau tidak sehat. Baca kisahnya yang mengharukan di postingan

ketemu anak-anak Anyo

Bulan April 

Ternyata setelah membaca tulisan dan memperhatikan aktivitas social media selama #newmontbootcamp , saya dan beberapa alumni #newmontbootcamp terpilih kembali untuk melihat langsung tambang yang sudah ditutup dan dalam proses menjadi Kebun Raya. Sebuah perjalanan yang agak kontroversial, karena kami pergi ke Teluk Buyat, di Minahasa Tenggara yang tempat bikin geger beberapa tahun yang lalu. 

Perlu Jip khusus untuk bisa datang ke bekas tambang, karena sudah berubah jadi hutan
Kapan lagi naik mobil berdiri. Ini masih di jalan penduduk , menuju bekas lahan tambang

Lewat Menado, kami pergi ke campsite PT Newmont Minahasa Raya di Pantai Lakban. Lalu pergi melihat bekas lahan penambangan PT Newmont Minahasa Raya.  

Disana kami takjub melihat hutan lebat yang berdiri di atas bekas lahan tambang. Aneka pepohonan tumbuh subur , rapat bagai hutan belantara. 

Sempet bingung penasaran tambang ya sebelah mana. Gak keliatan karena sudah jadi hutan.  Pemandangannya sangat indah. Tahun 2017 ini rencananya akan diserahterimakan pada pemerintah setempat dan menjadi Kebun Raya.

Bekas tambang Emas dilihat dari Look Point
Bukit Harapan yang ada diantara Teluk Buyat dan Ratatotok

Kita juga diajak melihat situasi laut dan juga bertemu dengan penduduk setempat untuk melihat efek Pencemaran yang “katanya” terjadi disana. 

Tidak terlihat tuh efek Pencemaran Berat di Laut. Semuanya normal, sehat dan indah. Sempet juga mencicipi Ikan tangkapan di Teluk Buyat. Aku baik-baik saja setelah mengkonsumsinya.

Para nelayan bisa memanen ikan lebih banyak dari masa lalu, karena ada projek budidaya Karang untuk meningkatkan kualitas biota laut. Kita juga sempet mampir ke danau Linow dan melihat kota Menado.

Baca tulisannya di

Berani Makan Ikan di Buyat ?

mau apa ke Teluk Buyat?

Bubur Tinutuan 

Baca #Aiptrip ke danau Linow yg Huwow

Bulan Mei

Di bulan kelahiran saya #Aiptrip berangkat ke daerah Banjar untuk menyusuri Jalur Lintas Selatan   lewat Pangandaran dan pantai-pantai indahnya sampai Cipatujah. Makan sea food dan pergi ke Tasikmalaya

Silakan dibaca road trip ke Pangandaran dan Pantai Jalur Selatan

Di bulan ini sempet juga jalan-jalan ke tempat selfie hits di Bandung #Aiptrip ke The Lodge Maribaya

#Aiptrip goes to Singapore, untuk lebih mengenal daerah Little india dan sekitarnya.     

Bulan Juni

#Aiptrip Goes to BSD buat Wisata Kuliner ! Siapa sangka disana banyak tempat makan enak dan variasi yang menggiurkan ! 

Baca #Aiptrip my Trip to BSD

Juli

#AipTrip goes to Monas ! Sebuah perjalanan pencarian Pokemon yang berubah menjadi perjalanan mengapresiasi Monument kebanggaan Indonesia. Mengekspresikan kembali fasilitas Monas yang makin rapi dan cantik

Baca #aiptrip ke monas 

Agustus

#Aiptrip ikut dalam #BatuHijauBootCamp , sebuah program berkonsep charity yang diprakarsai PT Newmont Nusa Tenggara yang dalam proses menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara. 

Perjalanan dimulai dari Sumbawa, lalu ke Surabaya melakukan kegiatan charity dan advokasi buat anak-anak kurang mampu. Kita dibagi menjadi Dua Group  Barat dan Timur. Group Timur mulai dari Sumbawa , sementara Group Barat baru bergabung di Jogjakarta , dimana kita datang ke Komunitas Kagem, untuk berjumpa dan bermain dengan anak-anak yg belajar disana. Program ini juga diselipi dengan jalan-jalan ke Gumuk Pasir Parangkusumo, Museum Ullen Sentalu. Wisata Kuliner Jogja yang mempesona lidah saya. 

Lalu kita naik kereta Api beramai-ramai ke Jakarta untuk datang ke Yayasan Benih Kebajikan AL Hasyim di Jagakarsa, dimana bootcampers mengajari anak-anak belajar komputer dan menyerahkan bantuan sebuah komputer baru untuk dipakai belajar.

Diakhiri dengan acara ramah tamah di Hotel all seasons Jakarta setelah mengikuti pertandingan futsal yang bikin saya ngos-ngosan tapi rame

Program #BatuHijauBootcamp #AMMANMineral memperoleh #GoldenWordlAwards 2016 untuk kategori ” Manajemen Reputasi dan Brand Online”  dalam #IPRA (International Public Relations Association) Awards 2016.

#AmmanMineral menjadi perusahaan tambang pertama asal Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini. 
Penghargaan ini diberikan dalam acara Gala Dinner di Doha, Qatar pada Sabtu 5 November 2016 dan diterima langsung oleh Pak Syaraffuddin Jarot dan Pak Arie Burhan dari PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara

Baca tulisannya di

#BatuHijauBootcamp di yayasan Kagem

#BatuHijauBootcamp di Jakarta

 main di Gurun Pasir

ketemu anak Komunitas Kagem

Mengajar Komputer di Al Hasyim

mencicipi pengalaman Cinta , Rangga dan Pak Bari

September

#Aiptrip goes to Gunung Sawal untuk melakukan pencarian 7 Curug legendaris di wilayah Kerajaan Panjalu. Sempet mampir ke Situ Panjalu dan seru banget naik turun bukit mencari Curug Tujuh. Suasana yang Hijau alami dan menyegarkan membuat pencarian lebih menyenangkan.

 Pengalaman pencarian 7 Curug Legendaris , silakan diklik saja 

Sebelumnya sempat mampir ke Situ Panjalu

#Aiptrip juga jalan-jalan ke wilayah di Kota Tua, stalking #semasadikotatua sebuah program pembukaan kembali Gedung di Kota Tua. Sungguh menarik melihat bangunan bersejarah yang dibilang kembali untuk umum , ceritanya bisa dibaca di Semasa Di Kota Tua

Oktober

AipTrip goes Jawa Timur an, salah satu daerah yang belum di eksplor adalah Banyuwangi, jadi pergilah saya kesana. 

Akhirnya bisa main ke Africa Van Java di Baluran, Main ke Pantai Bama, mampir Ke pantai Watudodol, 
Lalu berenang bersama Ikan Hiu di Bangsring Underwater Main bareng ikan hiu

main ke Kampung Adat Osing di Kemiren, lalu basah-basahan di Air Terjun Jagir

Karena Pulau Bali keliatan melulu, secara impromptu berangkatlah menyeberang Selat Bali. 

 menginap semalam, kita main ke Pandawa Beach, liat Sunrise di Sahur, lalu pergi ke Bedugul, dan mampir ke Pura Ulun Danu yang mempesona diatas danau Beratan. 

Sempet juga mampir ke danau buat sekedar selfie semata. 

Soal Danau Beratan Dan Pura yang indah silakan dibaca di   AipTrip goes to Pura Ulun Danu Beratan

Tak lupa mencicipi masakan khas Gilimanuk, Ayam Betutu Ibu Lina yang terkenal.

Baca tulisannya di

Pesona Budaya Osing

Ayam Betutu Ibu Lina Gilimanuk

bermain di Baluran

Pesona Rawon Bi Atik

November
#Aiptrip goes to Singapore, untuk lebih mengenal Singapore Botanic Gardens yang mengesankan

Sempet juga mencicipi Makanan menu sederhana rasa istimewa, RM Kenanga Garut baca di 

harta karun kuliner Garut

December

Karena kondisi kesehatan , saya ga bisa #Aiptrip, namun kesempatan itu tiba saat saya sedang terapi Alternative di Tasikmalaya , saya bisa jalan-jalan ke Situ Gede, sebuah danau Indah yang letaknya di pinggir kota , 

silakan dibaca di

Jalan-jalan ke Situ Gede

Pengalaman yang menyenangkan setelah berminggu-minggu dalam ruangan terus, bisa melihat keindahan alam sangatlah menyegarkan 

Terima Kasih 2016 untuk kesempatan , kesenangan dan juga berbagai pengalaman, terutama travelling ke beberapa daerah di Indonesia. 

Semoga 2017 menjadi lebih baik, lebih sehat, banyak rejeki dan berkesempatan untuk lebih sering jalan-jalan happy dan bermanfaat lagi. Dan semakin rajin menulis Dan update blognya, sama belajar foto lagi yaa. 

Amin. Selamat Tahun Baru 2017 !

Makan Sate H. Giyo , Sedap Berasap !

​My smokey lunch at H. Giyo Satay Place

Itu status saya di Path saat makan siang di Warung Sate H. Giyo Jl DI Panjaitan Jakarta.

Banyak yang memberi love dan ada juga yang memberi Gasped ! Kaget Kali Ya?

Kompilasi Hidangan H. Giyo

Kalau mau kesana , gampang-gampang unik, setelah Pasar Mainan Prumpung arah Cililitan , ada Terowongan ke Casablanca, ada jalan kecil. Setelah Jalan kecil itu lihat ke sebelah kiri. Tempatnya agak menjorok kedalam dan selalu berasap ! Karena bakaran sate.

Kalau udah sampe Samsat jaktim berarti udah kelewat pemirsah !

Warung Sate ini banyak sekali pengunjungnya, ada beberapa kipas angin membantu menghilangkan panas dan asap.

Ada deretan bangun tempat pengunjung duduk.

Menu yang ditawarkan disini adalah Sate Kambing, Sate Ati , Sate Ayam, Sop Kambing, Tongseng, dan Gulai.

Akhirnya milih sate Ayam dan Sop Kambing.

Sebelum sate datang, kita disuguhi Otak-otak ikan yang disajikan dengan saus kacang.

Tak berapa lama pesanan datang. 

Sate Ayam H. Giyo yg menggiurkan

Sate Ayamnya terbakar sempurna, dagingnya empuk, dicocol saus kacang yg tidak berat. Sedap sekali.

Sate Kambing disajikan dengan bumbu kecap dan cacahan bawang, cabai rawit.

Sop Kambing nya istimewa, kuahnya bening dan bumbu rempahnya terasa. Aneka potongan daging kambing, Iga dan jeroan masuk kesana. Tidak terasa bau prengus kambing, dagingnya lembut sekali. Bahkan babat nya tidak memerlukan perlawanan saat digigit. Cuman kurang asin sedikit. Tapi gapapa, biar ga darah tinggi. Hahahha

Tak terasa semua pesanan tandas dihajar

Warung Sate H Giyo ini buka dari jam 9 Pagi sampai dengan jam 10 malam.

Setiap harinya menghabiskan 10 ekor kambing untuk memenuhi kebutuhan para pembelinya. Dan kambing yang dipilih adalah kambing yang masih muda supaya lembut dan tidak alot saat dimakan.

Itulah kenapa pembakaran sate mereka seakan tidak pernah berhenti memanggang.

Berasap Terus
Sate yang akan dan telah dibakar
Sate siap dibakar sambil dioles bumbu

Pengalaman yang unik makan sate sedap nan berasap di Sate H Giyo. Para pecinta sate kambing wajib coba. Cuman ga setiap orang bisa makan disini kalau tidak kuat sama asap.

Kalau mau bisa pesan di 0817 4905394 atau pesen via Ojek Online. Mudah kan.

Mencicipi Dinner Romantis Rangga dan Cinta di Sate Klathak Pak Bari

Telah lama sudah kupendam sebuah perasaan.

Sebuah Keinginan yang tak kunjung terkabul

Mungkin bukan cita-cita , tapi sebuah tujuan kecil dalam hati, yang menanti terjadi.. 

Makan Sate Klathak…

Baiklah cukup berlebay ria. Tapi memang setiap ke Jogja belum sempat rasanya menikmati sajian khas Sate Klathak.
Sate yang dibakar memakai jari-jari sepeda yang terbuat dari besi. Geli kan kelihatannya. Padahal tidak. Bersih kok. Dan functional !

Saat Kulineran di Jogja saya selalu bersinggungan dengan Gudeg , Oseng Mercon, dan kawan-kawan. Tapi si Klathak ini sering terlewat. Mungkin karena lokasinya yang saya kurang familiar dan jam bukanya yang malam.

Dan Sate Klathak Pak Bari adalah tempat makan malam di adegan romantis Cinta dan Rangga di Film AADC 2. Pas saya nonton filmnya saya jadi makin kepengen. 

Sampai akhirnya kesempatan itu tiba. Bersama rombongan #Batuhijaubootcamp yang HORE Banget, kami pecinta kuliner dan Roman film AADC 2 rame-rame pergi makan malam kesana dalam sejuknya udara Jogja kala itu.

Sate Klathak Pak Bari ada di Pasar Jejeran , Wonokromo ,Jalan Kedaton, Pleret bantul Jogjakarta. bukanya jam 18;30 – 01;00. Jadi kalau datang kepagian bakal ketemu pasar Jejeran. Pasar tradisional favorit Ibu-ibu belanja. Kalau malam jadi tempat dinnernya cinta dan Rangga di AADC ! hahahahaah


Buka malam hari, Pak Bari and crew menyiapkan Sate Klathak dari daging kambing muda pilihan. Mungkin ada pemilihannya Pak Bari’s Next Top  Kambing ( #Yakali) 

Saya sempat nanya habis berapa kilo semalam , tapi saya lupa jawabannya ( Blogger banyak draft gini nih suka lupa), 

kita pesan dengan menulis di kertas yang disediakan, menunya ada sate Klathak, tongseng dan gulai Kambing. penasaran deh dengan rasanya.

Pesann Semuaaa !! ahahaha ( lalu berkacak pinggang di tengah pasar seperti Crayon Sinchan #abaikan) , 

Jadi kalau makan disana, tempat duduknya menyebar di kios-kios pasar, disediakan tikar , jadi bisa lesehan.

 Satu porsi Sate Klathak dibandrol Rp. 20.000 sudah dapat nasi, Sate Klathak dua tusuk dan kuah gulai. Ukuran satenya jumbo, beda ama tukang sate yang lain yang potongan dagingnya mini gak maksi dan sexy.

Setelah beberapa lama menunggu di lesehan , dihibur kucing manis yang lewat, menggelendot manja ingin dibelai , lalu nonton mbak-mbak Jogja manis dan ayu di kios sebelah, dan juga cengkerama dengan teman seperjalanan akhirnya pesanan kita datang juga. 


Sate, nasi, kuah gulai, tongseng dan Gulai Kambing. Waduh jadi lapar mata.


Sate Klathak itu selain potongannya besar, pembakarannya cakep deh, jadi karena memakai jeruji besi, selain mendapat panas bara dari luar, juga dari dalam. Jadi matangnya medium well gitu. Dibumbui polos hanya dengan garam dan merica. Hmm.. apa cukup bumbu nya gitu doang? Mana sambal kecap atau sambal kacang nya ????

 Pas digigit…

oalaah ! Empuk Reeek !!! rasa dagingnya sedap tidak berbau prengus Kambing. Tidak alot. Satenya tidak belemak, jadi daging saja. Potongannya besar-besar dan cantik sekali kelihatanya. Dimakan dengan nasi panas sedap niaan !  aduh kayaknya dua nggak cukup deh. hahaha. untung pesannya lebih. Rasa daging yg dibumbui garam dan merica saja sangat ENAK ! Tidak perlu bumbu kecap atau kacang seperti biasa.

SAYA ULANG SEKALI LAGI. DIBUMBUI GARAM DAN MERICA SAJA ENAK BANGET !

Tongsengnya gurih, bumbunya terasa sekali. Aneka rasa tempat menari di lidah.Potongan daging kambingnya empuk juga. 

Sementara itu Gulainya maknyuzz ! Santannya tidak banyak, encer saja, bumbunya lebih halus dari tongseng, menaikkan rasa daging kambingnya. Potongan dagingnya lebih berlemak. Cocok buat hidangan berkuah-kuah. Tapi gak eneg.

Dan saya memesan Air Jeruk  panas untuk menetralisir daging kambing yang saya konsumsi malam itu. ( Dan sebutir lipitor malamnya, daripada kenapa-napa kan) 

Tips makan Sate Klathak Pak Bari sebaiknya makan ditempat, panas-panas. Kalau dibungkus rasanya agak lain.

Tak terasa makanan yang terhidang ludes semua.Perut kenyang, lidah riang, hati gembira Ria. Ohiya, makan disana gak ada RomantisSate, yaiyalah perginya sama rombongan HORE.



senang rasanya makan disini, Pantes aja si Rangga bela-belain bawa Cinta kesini.Nanti kalau ke Jogja pasti mampir lagi, gimana kalian juga mau nyoba ? ajak saya ya…. Eaaaaa