#AipTrip2016

Sepanjang 2016, saya bersyukur bisa melakukan beberapa kali #AipTrip, lebih sering dari tahun 2015 !!

Tahun 2016 ini saya mendapatkan banyak kesempatan menarik untuk bepergian yang tentu saja diberi hastag #aiptrip ke berbagai daerah di Indonesia. 

Satu hal yang saya pelajari dan perbaikan di 2016 adalah menuliskan semua perjalanan saya dalam blog supaya terdokumentasikan dengan baik. Jangan lupa pasang foto yang bagus dan menarik supaya lebih enak dibaca. Sebelumnya malas sekali update Blog. Tapi ternyata selain bisa jadi journal pribadi, blogging bisa membawa saya ke beberapa tempat dan kesempatan yang tak terbayangkan sebelumnya. Masih banyak yang perlu diperbaiki, Tapi grafiknya naik lah.

Keep up your blog people !

Dimulai dari Awal Tahun, #AipTrip Berbuka dengan kepergian saya ke Kota Garut, tempat saya bertumbuh kembang dahulu, saat masih kanak-kanak. Setelah beberapa hari sebelumnya ngos-ngosan mendaki Gunung Galunggung , trip kali ini ke Garut terasa begitu berarti, karena bisa mengunjungi sekolah saya dulu. Sayang masih pada libur , jadi tidak bisa berjumpa dengan para Guru zaman saya sekolah dulu. 

TK saya dulu

Saya juga berkesempatan belanja di outlet Chocodot yang menjual aneka Rupa Coklat unggulan produksi asli Kota Garut. Bentuk usaha kreatif daerah yang keren sekali.

Di bulan January juga saya mengikuti lomba Menulis Blog yang diselenggarakan oleh PT Newmont Nusa Tenggara bekerjasama dengan Metro TV. Alhamdulillah saya terpilih menjadi 20 orang terbaik yang karya tulisnya dinilai bagus dan akan berangkat untuk belajar dan hidup di Tambang site PT NNT di Batu Hijau, Sumbawa Barat. Peristiwa | Inilah 20 Pemenang Peserta Newmont Bootcamp 2016

February

Menghabiskan 9 hari di Sumbawa Barat merupakan pengalaman yang mengayakan pengalaman saya. Selain belajar soal proses produksi konsentrat Tembaga yang lebih ramah pada lingkungan. Bagaimana usaha mereka supaya lingkungan terjaga patut diacungi jempol. Pengelolaan air terdampak tambang yang diolah sedemikian rupa supaya tidak berdampak pada air Alam, Dan bisa dipakai lagi dengan sistem pengairan yang masif , lalu program pengembalian fungsi lahan bekas tambang menjadi Hutan kembali yang terus berlanjut, dan beberapa sudah sukses menjadi hutan lagi. Dan tentunya evaluasi kondisi lingkungan dengan cara-cara ilmiah, supaya tetap terkontrol sehingga mendapatkan sertifikasi nilai tinggi dari pemerintah. 

Selain itu kita juga bisa mengalami kehidupan ala pekerjaan tambang yang tidak seseram yang saya kira. Bisa berjumpa dengan masyarakat sekitar tambang, berinteraksi untuk mengetik kondisi mereka dan dampak tinggal di wilayah lingkih tambang dan juga melihat keindahan alam Sumbawa Barat yang tetap lestari walau ada kegiatan penambangan. Benar-benar perjalanan yang merubah persepsi saya terhadap tambang, dan membuat standard saya terhadap tambang lebih tinggi. 

Mine Site Batu Hijau
Pose di Haul Truck

Silakan baca beberapa tulisan saya selama mengikuti program #newmontbootcamp

Batu Hijau , Permata Sumber Kehidupan

perkara makan di tambang

Pembuktian si Orang Curiga

Pengalaman Hampir Menjungkalkan Truk Raksasa

Desa Kertasari

Keindahan Pantai Sumbawa Barat

Pada Bulan Maret

 #Aiptrip ke Ujung Genteng. Perjalanan cukup lama dengan membawa Mobil sendiri. Perjalanannya 8 jam dari Jakarta !!!

Tapi sepadan dengan pemandangan alam Ujung Genteng, bisa melepas tukik , mencoba aneka seafood enak dan juga perjalanan penuh nuansa hijau hutan dan pepohonan favorit saya.

Silakan dibaca #aiptrip ke Ujung Genteng

Di bulan Maret juga sempet mampir mengunjungi Rumah Anyo, tempat singgah anak-anak pengidap kanker. Dimana mereka masih bisa Ceria Dan menjadi anak-anak walau sakit berat. Mereka sangat inspiratif dan jarang mengeluh. Tetap kuat walau tidak sehat. Baca kisahnya yang mengharukan di postingan

ketemu anak-anak Anyo

Bulan April 

Ternyata setelah membaca tulisan dan memperhatikan aktivitas social media selama #newmontbootcamp , saya dan beberapa alumni #newmontbootcamp terpilih kembali untuk melihat langsung tambang yang sudah ditutup dan dalam proses menjadi Kebun Raya. Sebuah perjalanan yang agak kontroversial, karena kami pergi ke Teluk Buyat, di Minahasa Tenggara yang tempat bikin geger beberapa tahun yang lalu. 

Perlu Jip khusus untuk bisa datang ke bekas tambang, karena sudah berubah jadi hutan
Kapan lagi naik mobil berdiri. Ini masih di jalan penduduk , menuju bekas lahan tambang

Lewat Menado, kami pergi ke campsite PT Newmont Minahasa Raya di Pantai Lakban. Lalu pergi melihat bekas lahan penambangan PT Newmont Minahasa Raya.  

Disana kami takjub melihat hutan lebat yang berdiri di atas bekas lahan tambang. Aneka pepohonan tumbuh subur , rapat bagai hutan belantara. 

Sempet bingung penasaran tambang ya sebelah mana. Gak keliatan karena sudah jadi hutan.  Pemandangannya sangat indah. Tahun 2017 ini rencananya akan diserahterimakan pada pemerintah setempat dan menjadi Kebun Raya.

Bekas tambang Emas dilihat dari Look Point
Bukit Harapan yang ada diantara Teluk Buyat dan Ratatotok

Kita juga diajak melihat situasi laut dan juga bertemu dengan penduduk setempat untuk melihat efek Pencemaran yang “katanya” terjadi disana. 

Tidak terlihat tuh efek Pencemaran Berat di Laut. Semuanya normal, sehat dan indah. Sempet juga mencicipi Ikan tangkapan di Teluk Buyat. Aku baik-baik saja setelah mengkonsumsinya.

Para nelayan bisa memanen ikan lebih banyak dari masa lalu, karena ada projek budidaya Karang untuk meningkatkan kualitas biota laut. Kita juga sempet mampir ke danau Linow dan melihat kota Menado.

Baca tulisannya di

Berani Makan Ikan di Buyat ?

mau apa ke Teluk Buyat?

Bubur Tinutuan 

Baca #Aiptrip ke danau Linow yg Huwow

Bulan Mei

Di bulan kelahiran saya #Aiptrip berangkat ke daerah Banjar untuk menyusuri Jalur Lintas Selatan   lewat Pangandaran dan pantai-pantai indahnya sampai Cipatujah. Makan sea food dan pergi ke Tasikmalaya

Silakan dibaca road trip ke Pangandaran dan Pantai Jalur Selatan

Di bulan ini sempet juga jalan-jalan ke tempat selfie hits di Bandung #Aiptrip ke The Lodge Maribaya

#Aiptrip goes to Singapore, untuk lebih mengenal daerah Little india dan sekitarnya.     

Bulan Juni

#Aiptrip Goes to BSD buat Wisata Kuliner ! Siapa sangka disana banyak tempat makan enak dan variasi yang menggiurkan ! 

Baca #Aiptrip my Trip to BSD

Juli

#AipTrip goes to Monas ! Sebuah perjalanan pencarian Pokemon yang berubah menjadi perjalanan mengapresiasi Monument kebanggaan Indonesia. Mengekspresikan kembali fasilitas Monas yang makin rapi dan cantik

Baca #aiptrip ke monas 

Agustus

#Aiptrip ikut dalam #BatuHijauBootCamp , sebuah program berkonsep charity yang diprakarsai PT Newmont Nusa Tenggara yang dalam proses menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara. 

Perjalanan dimulai dari Sumbawa, lalu ke Surabaya melakukan kegiatan charity dan advokasi buat anak-anak kurang mampu. Kita dibagi menjadi Dua Group  Barat dan Timur. Group Timur mulai dari Sumbawa , sementara Group Barat baru bergabung di Jogjakarta , dimana kita datang ke Komunitas Kagem, untuk berjumpa dan bermain dengan anak-anak yg belajar disana. Program ini juga diselipi dengan jalan-jalan ke Gumuk Pasir Parangkusumo, Museum Ullen Sentalu. Wisata Kuliner Jogja yang mempesona lidah saya. 

Lalu kita naik kereta Api beramai-ramai ke Jakarta untuk datang ke Yayasan Benih Kebajikan AL Hasyim di Jagakarsa, dimana bootcampers mengajari anak-anak belajar komputer dan menyerahkan bantuan sebuah komputer baru untuk dipakai belajar.

Diakhiri dengan acara ramah tamah di Hotel all seasons Jakarta setelah mengikuti pertandingan futsal yang bikin saya ngos-ngosan tapi rame

Program #BatuHijauBootcamp #AMMANMineral memperoleh #GoldenWordlAwards 2016 untuk kategori ” Manajemen Reputasi dan Brand Online”  dalam #IPRA (International Public Relations Association) Awards 2016.

#AmmanMineral menjadi perusahaan tambang pertama asal Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini. 
Penghargaan ini diberikan dalam acara Gala Dinner di Doha, Qatar pada Sabtu 5 November 2016 dan diterima langsung oleh Pak Syaraffuddin Jarot dan Pak Arie Burhan dari PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara

Baca tulisannya di

#BatuHijauBootcamp di yayasan Kagem

#BatuHijauBootcamp di Jakarta

 main di Gurun Pasir

ketemu anak Komunitas Kagem

Mengajar Komputer di Al Hasyim

mencicipi pengalaman Cinta , Rangga dan Pak Bari

September

#Aiptrip goes to Gunung Sawal untuk melakukan pencarian 7 Curug legendaris di wilayah Kerajaan Panjalu. Sempet mampir ke Situ Panjalu dan seru banget naik turun bukit mencari Curug Tujuh. Suasana yang Hijau alami dan menyegarkan membuat pencarian lebih menyenangkan.

 Pengalaman pencarian 7 Curug Legendaris , silakan diklik saja 

Sebelumnya sempat mampir ke Situ Panjalu

#Aiptrip juga jalan-jalan ke wilayah di Kota Tua, stalking #semasadikotatua sebuah program pembukaan kembali Gedung di Kota Tua. Sungguh menarik melihat bangunan bersejarah yang dibilang kembali untuk umum , ceritanya bisa dibaca di Semasa Di Kota Tua

Oktober

AipTrip goes Jawa Timur an, salah satu daerah yang belum di eksplor adalah Banyuwangi, jadi pergilah saya kesana. 

Akhirnya bisa main ke Africa Van Java di Baluran, Main ke Pantai Bama, mampir Ke pantai Watudodol, 
Lalu berenang bersama Ikan Hiu di Bangsring Underwater Main bareng ikan hiu

main ke Kampung Adat Osing di Kemiren, lalu basah-basahan di Air Terjun Jagir

Karena Pulau Bali keliatan melulu, secara impromptu berangkatlah menyeberang Selat Bali. 

 menginap semalam, kita main ke Pandawa Beach, liat Sunrise di Sahur, lalu pergi ke Bedugul, dan mampir ke Pura Ulun Danu yang mempesona diatas danau Beratan. 

Sempet juga mampir ke danau buat sekedar selfie semata. 

Soal Danau Beratan Dan Pura yang indah silakan dibaca di   AipTrip goes to Pura Ulun Danu Beratan

Tak lupa mencicipi masakan khas Gilimanuk, Ayam Betutu Ibu Lina yang terkenal.

Baca tulisannya di

Pesona Budaya Osing

Ayam Betutu Ibu Lina Gilimanuk

bermain di Baluran

Pesona Rawon Bi Atik

November
#Aiptrip goes to Singapore, untuk lebih mengenal Singapore Botanic Gardens yang mengesankan

Sempet juga mencicipi Makanan menu sederhana rasa istimewa, RM Kenanga Garut baca di 

harta karun kuliner Garut

December

Karena kondisi kesehatan , saya ga bisa #Aiptrip, namun kesempatan itu tiba saat saya sedang terapi Alternative di Tasikmalaya , saya bisa jalan-jalan ke Situ Gede, sebuah danau Indah yang letaknya di pinggir kota , 

silakan dibaca di

Jalan-jalan ke Situ Gede

Pengalaman yang menyenangkan setelah berminggu-minggu dalam ruangan terus, bisa melihat keindahan alam sangatlah menyegarkan 

Terima Kasih 2016 untuk kesempatan , kesenangan dan juga berbagai pengalaman, terutama travelling ke beberapa daerah di Indonesia. 

Semoga 2017 menjadi lebih baik, lebih sehat, banyak rejeki dan berkesempatan untuk lebih sering jalan-jalan happy dan bermanfaat lagi. Dan semakin rajin menulis Dan update blognya, sama belajar foto lagi yaa. 

Amin. Selamat Tahun Baru 2017 !

Advertisements

Bermain di Africa Van Java, Taman Nasional Baluran

Gunung Baluran dan Sabana Bekol

Setelah lama , akhirnya saya berkesempatan mengunjungi satu tempat yang bikin penasaran. Taman Nasional Baluran di Situbondo , Jawa Timur. Taman Nasional ini komplit banget sebenarnya , ada vegetasi Sabana , Hutan Mangrove, Hutan Musim, Hutan Pantai , Hutan Pegunungan Bawah, Hutan Rawa dan Hutan yang selalu hijau sepanjang Tahun. Belum lagi ada Gunung Baluran dan juga Pantai Bama. Taman Nasional ini memiliki luas 25000 Ha. 

Welcome to Baluran

Perjalanan dimulai dari Banyuwangi, ke arah Situbondo , kira-kira satu setengah jam melalui jalan yang cukup mulus, mobil kami sampai di Gerbang Taman Nasional Baluran. Kami diarahkan untuk membeli tiket masuk Rp. 10.000/ orang , lalu diberi selembar brosur. Tak lupa jajan di warung terdekat buat perbekalan.

Lalu perjalanan dimulai , Kami menuju Sabana Bekol, pusat perhatian banyak pengunjung disana. Mobil Avanza kami harus dikemudikan perlahan karena jalan berbatu yang kurang bagus, perjalanan 12 KM harus dilalui dengan jalan ajrut-ajrutan ala mobil off road berbatu.

Mengering


Tapi melihat pemandangan keluar mobil sungguhlah menakjubkan , karena suasana dan pepohonan sudahlah berganti. Banyak sekali lahan dan pepohonan kering ala di Afrika. Ada banyak tanda, Hati-Hati Daerah Rawan Kebakaran Hutan. Melihat keringnya tanaman, kalau ada orang bodoh yang buang puntung rokok disana, dijamin terbakar itu pepohonan.


Sambil bermanuver melalui jalan berbatu, kami disambut para monyet yang melihat kami penuh harap dari kejauhan. Ada larangan memberi makan pada monyet, tapi sepertinya banyak yang melanggar karena para monyet seperti sudah terbiasa menghiba makanan dari pengunjung. Aneka burung berseliweran diatas mobil, mulai dari yang berwarna coklat, semacam perkutut, sampai burung cantik berwarna biru, yang semuanya susah difoto karena terbang dengan kecepatan tinggi ( Padaha mah gak jago aja motonya)

Hijau Sepanjang Tahun ( Evergreen)

Lalu tiba-tiba suasana menjadi hijau, dedauan tampak segar indah dibatang-batang pohon Hutan Evergreen , Alias Hutan Hijau Sepanjang Tahun. Suasananya beda sekali setelah kita memandang kekeringan di jalur sebelumnya. Amazing ! Di satu wilayah kita bisa melihat erubahan vegetasi yang amat mencolok. Berasa di Jurassic Park deh, minus dinosaurus, minus dikejar-kejar T-Rex, dsb.

Pohon sabana Bekol

Sampai akhirnya hijau-hijauan berganti coklat kekuningan lagi, dan sampailah kami ke Sabana Bekol.

Satu kata yang keluar dari bibir saya

“WOW”

Pemandangan menakjubkan, sejauh mata memandang hamparan Sabana kecoklatan. Lalu ada satu atau dua pohon muncul di lapangan yang luas banget. Nggak berasa di Indonesia deh. Berasa di Afrika. Belum pernah sih kesono, tapi kalau lihat di TV ya gitu, anggap saja latihan Safari di Afrika.


Kamipun turun untuk mengambil foto. Memang benar , suasana di luar mobil sangantlah berbeda. Dibelakang kami, Gunung Baluran berdiri tegak dengan gagah seakan memandang sabana dari atas.

Pemandangannya indah sekali, kontras sabana yang luas dan coklat, lalu Gunung Baluran yang tinggi dibingkai langit biru luas dan awan-awan cantik.

Sabana Bekol dan Gunung Baluran

Di kejauhan ada segerombolan kerbau air sedang mand lumpur. Lalu dibawah beberapa pohon, keluarga monyet sedang berteduh sambil mencari kutu. Di bawah pohon lainnya lagi ada seekor menjangan betina sedang ngadem.

Jauh dibelakang sekawanan banteng lagi lewat

Nuansanya seperti beneran di Afrika deh. Tinggal melepas Segerombolan Singa , Gajah , Cheetah, makin Afrika deh ( maaf khayalannya tinggi terkadang).


Kalau mau menginap, Pihak Taman Nasional menyediakan fasilitas menginap beberapa wisma. Ada juga musholla dan sebuah tempat peninjauan yang berada di atas bukit.


Sambil asyik menikmati pemandangan Sabana, tak sengaja terlihat sebuah papan pengumuman. Pengunjung dilarang memasuki Sabana, karena merupakan habitat Ular Kobra. Dhuarrr… Langsung saya berlari ke arah mobil. Paling gak suka sama Kobra. Mereka suka gigit dan berbisa. ( yaiyalah , hanya pawang ular dan pemain film India saja tampaknya pecinta Kobra) , tapi sejauh mata memandang tidak keliatan Kobra tuh dari tadi.


Kamipun meneruskan perjalanan, kira-kira dua tiga kilometer mengikuti jalur yang sudah ada. Jalanan masih sama, seperti sebelumnya, jelek. Lalu sampailah kami di Pantai Bama. Pantai berpasir putih yang sepi sekali. Hanya kami pengunjungnya. 



Nuansa ke Afrika-afrikaan mendadak hilang berganti dengan nuansa pantai kepulauan. Di sebelah kiri pantai ada hutan bakau atau Mangrove. 


Cuman sayang saya sempat melihat sampah plastik yang tidak sediikit. Tapi kalau dlihat dari konfigurasinya , sepertinya itu hasil dari mengumpulkan. Karena tumpukannya rapi dan siap dialihkan ke tempat lain. Sama seperti DI Bekol, disini juga disediakan penginapan. Lumayan sepertinya menginap disini.

Pantai Bama

Yuk

Bermain air sebentar , lalu perhatian tertuju ke beberapa ekor monyet yang sedang bermain di beberapa meja kayu di sekitar pantai. Lucu sekali, Tapi seperti SOP Monyet sebelumnya ,sepertinya mereka meminta makanan sama kita. Ya Sudah tinggalkan.

Dikejar monyet


Setelah beberapa lama akhirnya, diputuskan untuk kembali ke Banyuwangi, Di perjalanan pulang, kembali melewati jalanan yang bikin pantat menipis, sambil dadah-dadah sama menjangan, kerbau, pohon dan semua elemen Taman Nasional Baluran, ada perasaan hangat di dada. Begitu Indonesia itu penuh dengan kekayaan alam yang begitu istimewa. Sayang kalau kita tak sempat mengunjungi dan menikmatinya. Lain kali saya pasti bakalan balik lagi, mungkin menginap biar seru.

Meninggalkan sabana Bekol, beberapa monyet dengan antusias mengejar mobil , mereka minta makan tampaknya. Tapi kami tak berikan. Lalu di arah berlawanan ada sebuah mobil sedang berhenti, memberi makan monyet. Bikin Kesel deh, itu orang kayaknya gak bisa baca papan pengumuman dilarang kasi makan monyet. Hmm. Mungkin mereka juga ga bisa membaca papan pengumuman Sabana Habitat Kobra.

Pohon tumbang

Datang ke Taman Nasional Baluran , lumayan banget dapat banyak tempat wisata. Savanna Bekol, Pantai Bama, kalau suka dan rajin bisa naik ke Gunung Baluran, wisata Mangrove, lihat binatang, dll. Bawa anak-anak juga menyenangkan. Memberikan mereka wawasan dan pengalaman. Kalau pergi kesana sebaiknya bawa bekal. Enak juga kalau bawa bekal piknik di pantai. Cuman berhati-hati sama monyet. Suka pada iseng mereka. Dan bawalah Mobil minimal Avanza dan sejenisnya. Kalau bawa Mobil sedan kasihan bisa tergerus bagian bawahnya. 


Setelah keluar dari Taman Nasional , ada kejadian yang bikin deg-degan. Ada sebuah pohon tumbang melintang di jalan, tidak ada angin, tidak ada hujan, tumbang aja gitu. Untung kita masih diselamatkan tidak tertimpa pohon tumbang itu.

Selamat mengeklporasi Indonesia , ada begitu banyak yang ingin saya kunjungi, semoga ada rejeki dan kesempatannya.


#BatuHijauBootCamp dari Timur Ke Barat

​Sebuah perjalanan yang tak biasa segera dimulai.

#BatuHijauBootCamp Dari Timur Ke Barat. 

Kegiatan ini akan mengajak bootcampers melakukan kegiatan sosial di beberapa kota melalui perjalanan menggunakan kereta api, bergerak dari sebelah timur (Sumbawa Barat) menuju sebelah barat (Jakarta). 
Diprakarsai PT Newmont Nusa Tenggara, di setiap titik singgah, para bootcampers akan bergabung dengan bootcampers di daerah asal dan melaksanakan kegiatan sosial bersama di daerah tersebut.

Adapun titik singgahnya adalah :

Sumbawa Barat, Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta.

Saat tiba di Jakarta, selain melaksanakan kegiatan sosial, akan diadakan juga kegiatan futsal dengan tim dari NNT 

Batu Hijau Bootcamp: Dari Timur ke Barat dimulai dengan pelatihan “Get Your Amazing Success” di SMPN 1 Maluk, Sumbawa Barat

Sukses adalah suatu kemampuan untuk mengenal potensi diri dan mampu mengembangkan serta mengoptimalkan potensi yang ada, sehingga dapat bermanfaat untuk kepentingan orang banyak, masyarakat, dan dunia. 

Pada dasarnya setiap manusia ingin meraih sukses, namun tidak banyak yang tahu bagaimana caranya.

Sesi pelatihan Get Your Amazing Success ditujukan kepada siswa-siswi SMPN 1 Maluk yang ingin meningkatkan potensi diri dan meraih sukses luar biasa.

Metode pelatihan mencakup ceramah, simulasi, permainan (games), dan dialog interaktif 


Perjalanan berlanjut ke Surabaya dimana bootcampers akan berbagi pengalaman di Yayasan Tunas Hijau , Kampung Nelayan, Pantai Kenjeran, Surabaya

Yayasan Tunas Hijau merupakan sebuah organisasi lingkungan hidup nirlaba dengan moto “Kids and young people do actions for a better earth” yang bermarkas di Surabaya. LSM ini telah mendapatkan berbagai penghargaan, antara lain Surabaya Academy Award 2004 dalam bidang lingkungan hidup, penghargaan dari Wali Kota Surabaya pada 2003, serta Miranda Environmental Award dari Millennium Kids Australia, yang diserahkan di Perth, Australia.

Target khalayak yang disasar pada kegiatan kali ini adalah anak-anak nelayan. Bootcampers diharapkan untuk berbagi cerita dan mengedukasi mereka secara menyenangkan tentang pentingnya keseharian hidup yang berwawasan lingkungan, misalnya melalui permainan. Adapun di akhir kegiatan, akan disumbangkan sejumlah keranjang pengomposan takakura dan sebuah mini container sampah.

Selepas Surabaya, bootcampers akan berangkat ke Yogyakarta memakai Kereta Api untuk berbagi bersama Yayasan Rumah Belajar Kreatif Kaki Gunung Merapi (YRBK Kagem), Jalan Kaliurang,  Yogyakarta

YRBK Kagem merupakan sebuah lembaga nirlaba yang didirikan pada 19 Oktober 2011. Lahirnya lembaga ini didorong oleh keprihatinan terhadap berbagai permasalahan yang ada di lingkungan sekitar Kagem, terutama di Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. 

Dengan semangat berbagi kepada sesama, Kagem bersama dengan 40 relawan yang merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta bergerak dalam tiga bidang yaitu pendidikan, media, dan kesejahteraan.

Target khalayak yang akan dituju dari kegiatan ini adalah anak-anak sekitar daerah tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, kebanyakan orangtua dari mereka berprofesi sebagai buruh. Bootcampers diharapkan untuk berbagi inspirasi mengenai cita-cita dan profesi dengan metode yang menyenangkan sesuai keahlian Bootcampers. Adapun di akhir kegiatan, akan disumbangkan buku-buku bacaan, papan tulis, meja belajar, dan alat pendukung pengajaran lainnya.

Lalu perjalanan mengarah ke Jakarta, tepatnya ke Yayasan AirPutih Jagakarsa, Jakarta Selatan

AirPutih merupakan lembaga yang mendorong masyarakat agar melek teknologi informasi (TI) dan menjadikannya alat untuk mewujudkan sebuah masyarakat yang kuat di Indonesia. Langkah AirPutih untuk mewujudkan hal itu, antara lain dengan meningkatkan kemampuan dan pemahaman masyarakat terhadap TI. 
Tak hanya itu, open source sebagai kunci pembukaan akses TI yang murah dan mudah juga menjadi lahan yang terus digarap oleh AirPutih.

Target khalayak yang ingin disasar dari kegiatan ini adalah anak-anak Yayasan Benih Kebajikan Nusantara Al Hasyim sejumlah 10 orang. Bootcampers diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan pelatihan dan sosialisasi pemanfaatan internet sehat yaitu untuk memberikan pemahaman bagi anak-anak panti asuhan tentang keuntungan dari pengunaan internet secara sehat. Adapun di akhir kegiatan, akan disumbangkan sebuah komputer.

   

Inti dari seluruh kegiatan sosial yang akan kita lakukan adalah berbagi inspirasi dan pengalaman dengan adik-adik di berbagai daerah. Menyebarkan manfaat dan pengalaman para bootcampers yang memiliki latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang beragam.

Semoga perjalanan ini lancar dan menyenangkan, dan memberikan manfaat maksimal bagi semua yang terlibat